JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Bangun Tidur, Mahasiswa Asal Karanganyar Syok Lihat Bapaknya Gantung Diri

Bangun Tidur, Mahasiswa Asal Karanganyar Syok Lihat Bapaknya Gantung Diri

1367
BAGIKAN
ilustrasi

KARANGANYAR– Warga Dukuh Winong, Desa Jatisawit, Jatiyoso digemparkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan salah satu warga, Parmo (75). Kakek asal Dukuh Winong RT 25/7, itu ditemukan meregang nyawa setelah gantung diri di pohon mangga di depan rumahnya, Senin (24/7/2017).

Saat pertama kali ditemukan, kondisi korban sudah tergantung di dahan
pohon mangga dengan menggunakan tali. Diduga kuat, aksi bunuh diri itu
dipicu oleh rasa frustasi korban akibat penyakit kroninya yang sudah bertahun-tahun tak kunjung sembuh.

Informasi yang dihimpun di lapangan, korban pertama kali ditemukan oleh putranya, Guntur Prakoso (24) sekira pukul 05.15 WIB. Saat itu putra korban yang masih berstatus mahasiswa itu terkejut mendapati bapaknya sudah meregang nyawa di pohon mangga.

Ia yang langsung syok pun lantas meminta pertolongan warga sekitar. Tak lama berselang warga berdatangan untuk mengevakuasi korban dari gantungan. Bersamaan dengan itu tim dari Polsek setempat langsung datang untuk melakukan olah TKP dan visum.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan dari saksi-saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban. Dari keterangan kerabat, korban diketahui memiliki riwayat penyakit kronis yang tidak kunjung sembuh.

Hal itulah yang diduga memicu rasa frustasi hingga kemudian membuat korban menempuh jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Karena keluarga sudah menerima sebagai musibah, jenasah korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan sesaat setelah
selesai dilakukan visum.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi penyebannya diduga korban mengalami frustasi karena penyakit yang dideritanya,” jelasnya. (Wardoyo)