JOGLOSEMAR.CO Sport Batal Lawan Persebi, Ini yang Dilakukan Persis GR

Batal Lawan Persebi, Ini yang Dilakukan Persis GR

176
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PERSIS GR VS PERSEBI – Pemain PERSIS GR Surakarta (kiri) dan Pemain PERSEBI Boyolali (kanan) berebut bola saat pertandingan Liga 3 di Stadion Manahan, Minggu (16/7).

SOLO – Batalnya pertandingan melawan Persebi Boyolali tak mempengaruhi kondisi tim Persis Gotong Royong menatap babak 6 besar Liga 3 zona Jawa Tengah.

Kini Susanto dan kawan-kawan menjalani persiapan untuk menatap laga lawan Persekap Pekalongan di Stadion Manahan Solo, Senin (31/7/2017) mendatang.

Selepas batalnya pertandingan melawan Persebi, Minggu (24/7/2017) lalu, Persis GR pilih menggelar game internal untuk menjaga kondisi fisik. Tim utama dan pelapis diadu selama 2×40 menit dalam sesi latihan kemarin, (24/7/2017).

Pelatih Persis GR, Eduard Tjong mengatakan selama permainan semangat anak asuhnya tetap terjaga. Tidak ada pengaruh dari batalnya pertandingan lawan Persebi.

“Kalau pertandingan sudah jalan, kemudian dihentikan, itu mungkin ada pengaruh ke tim. Tapi kalau dari awal sudah tidak main ya tidak ada pengaruhnya. Kita sekarang fokus lawan Persekap saja,” terang Eduard Tjong kepada Joglosemar, Senin (24/7/2017) sore.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu enggan menanggapi terkait status laga lawan Persebi. Dia pilih menyerahkan permasalahan tersebut ke manajemen.

Dari informasi yang didapatnya, manajemen sudah melayangkan protes resmi ke Asprov PSSI Jawa Tengah selaku operator Liga 3 zona Jateng.

“Kalau saya pilih teknis persiapan tim saja. Biar masalah itu manajemen yang pikirkan. Semoga saja segera ada keputusan, tidak sampai berlarut-larut,” tutur pria yang akrab disapa Edu itu.

Soal adanya protes resmi ke Asprov PSSI Jateng dibenarkan Asisten Manajer Persis GR, Totok Supriyanto. Dalam surat yang dikirimkan ke Semarang, Senin (24/7/2017), Persis GR menjelaskan tahapan persiapan tim menatap laga lawan Persebi.

Mulai uji lapangan, menghadiri technical meeting, datang ke stadion hingga kemudian match commisioner memutuskan pertandingan tak bisa berlanjut karena pihak keamanan tak kunjung datang.

“Surat sudah kami kirimkan hari ini (kemarin,red). Kami tetap menilai kesalahan ada pada Persebi yang gagal melaksanakan pertandingan. Sekarang tinggal menunggu hasil rapat operator kompetisi,” ucap Totok.

Terpisah, Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng saat dikonfirmasi sangat menyayangkan batalnya pertandingan tersebut.

Pihaknya kini akan mempelajari dulu laporan dari pengawas pertandingan sebelum memberikan keputusan. “Termasuk soal kesiapan panpel akan kita pelajari,” tutur Johar Lin Eng, Minggu (23/7) malam.

Nofik Lukman Hakim