JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen BC Aktivasi E-KTP Yang Habis Masa Berlaku 2017 Ternyata Bukan Hoax. Ini...

BC Aktivasi E-KTP Yang Habis Masa Berlaku 2017 Ternyata Bukan Hoax. Ini Buktinya..

7258
BAGIKAN
Dok
E-KTP – Seorang warga menunjukkan e-KTP yang baru saja didapatnya di Kantor Disdukcapil Pemkab Klaten, baru-baru ini.  

SRAGEN– Imbauan aktivasi bagi warga pemegang E-KTP yang masa berlakunya belum seumur hidup dan belakangan beredar di media sosial ataupun broadcast (BC), ternyata bukan hoax belaka. Pasalnya, dua warga di Sragen terpaksa harus melakukan aktivasi E-KTP mereka setelah E-KTP mereka benar-benar diblokir sistem.

Insiden terblokirnya E-KTP itu salah satunya dialami oleh Agung Widodo, warga Bener, Ngrampal. Jumat (7/7/2017) kemarin ia kebingungan ketika menerima BC aktivasi E-KTP sementara E-KTP miliknya sudah habis masa berlakunya pada awal 2017.

Saat ditanyakan ke Dispendukcatpil setempat dan dicek oleh server petugas, ternyata E-KTP miliknya diketahui memang terblokir. Akhirnya petugas terpaksa melakukan aktivasi kembali E-KTPnya, baru kemudian bisa aktif kembali.

“Saya sempat bingung karena dapat BC imbauan aktivasi E-KTP yang habis masa berlakunya pada Maret 2017. Ternyata setelah dicek tadi, E-KTP saya benar-benar terblokir. Untungnya tadi sempat saya cekkan, kalau enggak kan saya juga santai dan menganggap E-KTP saya tidak masalah,” paparnya ditemui di Dispekdukcatpil.

Kepala Dispendukcatpil Sragen, Haryanto Wahyu L Wiyanto dan Sekdin, Wahana Wijayanto sempat menyampaikan bahwa berdasarkan surat edaran dari Dirjen Kemendagri, BC aktivasi E-KTP itu dinyatakan hoax karena E-KTP yang tertera masa berlaku 5 tahun, sudah otomatis berlaku seumur hidup tanpa aktivasi lagi.

Namun setelah melihat kasus Agung itu, mereka baru percaya bahwa memang ada E-KTP cetakan lama yang sudah diblokir. Wahana Wijayanto menyampaikan dari laporan petugas, sejauh ini memang baru ada satu kasus E-KTP terblokir dan dengan tambahan satu kasus kemarin, total ada dua E-KTP yang terblokir.

“Tapi itu mungkin hanya kasusistis. Karena sampai kemarin baru ada satu kasus dan hari ini satu lagi. Karena dimungkinkan E-KTP yang tercetak diantara 2012-2013 dan masih pakai masa berlaku, aplikasinya dulu mungkin belum semuanya otomatis seperti setelah munculnya Permendagri 24/2013 yang sudah berlaku seumur hidup,” jelasnya.

Untuk menghindari hal itu, warga pemegang E-KTP cetakan 2012/2013, bisa mengecek ke kecamatan atau Dispendukcatpil apakah kartunya terblokir atau tidak. Jika terblokir, tinggal meminta petugas untuk diaktifkan kembali dan nantinya secara otomatis akan berlaku seumur hidup. Wardoyo