Buntut Penangkapan Bandar Pil Koplo, Ribuan Buruh DMST Dites Urine

Buntut Penangkapan Bandar Pil Koplo, Ribuan Buruh DMST Dites Urine

1207
BANDAR PIL KOPLO- Dua tersangka yang satu diantaranya adalah buruh PT DMST Plumbon, saat diamankan karena terlibat menjadi penyuplai pil koplo ke kalangan buruh di pabrik itu, rabu (26/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN Buruh pabrik PT Delta Merlin Sandang Tekstil (DMST) III Plumbon, Sambungmacan, Gannes Setyanto alias Genjik (27), yang tertangkap menjadi bandar pil koplo, langsung dipecat dari pabrik tempatnya bekerja. Sementara manajemen pabrik tekstil terbesar di

Sragen itu bakal menggelar tes urine secara massal terhadap sekitar 2.000-an buruh menyusul pengakuan tersangka bahwa pil terlarang itu selama ini diedarkan ke rekan buruh.

Manajer PT DMST III Plumbon, Ivan mengungkapkan karena sudah ditangani kepolisian, manajemen memang langsung memecat buruh asal Dukuh Kenatan, Desa Bumiaji, Gondang itu. Ia juga meluruskan bahwa tersangka digerebek di tempat indekosnya dan di luar lokasi pabrik.

Baca Juga :  Duh, Suami Sakit Stroke, Istri Malah Nggantung

Ivan menguraikan sebagai tindak lanjut, manajemen berencana akan menggelar tes urine terhadap sekitar 2.000 buruh yang ada di PT DMST III.

Tes urine dimaksudkan untuk mengetahui apakah ada buruh yang mengonsumsi obat yang masuk kategori larangan tersebut.

Nantinya tes urine akan digelar dalam waktu dekat ini berkoordinasi dengan Polsek maupun institusi terkait. Tes akan digelar secara bertahap terhadap para buruh.

Baca Juga :  Usai Ringkus Jaringan Perampok Sadis, Polres Sragen Bongkar Penadah Truk Rampokan. Sindikatnya Bikin Geleng Kepala

Menurutnya, selama ini manajemen sebenarnya sudah cukup antisipatif dengan melarang buruh membawa tas atau barang ke lingkungan pabrik. “Nanti kami akan kerja sama dengan Polsek untuk itu (tes urine). Mungkin secara berkala dan bertahap. Selama ini sebenarnya sudah ketat, semua barang bawaan dan tas harus ditaruh di parkiran nggak boleh dibawa masuk pabrik,” kata Ivan.

1
2
3
BAGIKAN