Buntut Penggerebekan 1 Ton Sabu di Anyer, Polres Sragen Langsung Gelar Tes...

Buntut Penggerebekan 1 Ton Sabu di Anyer, Polres Sragen Langsung Gelar Tes Urine Dadakan

189
TES URINE—Tim dari Denkesyah dan Subdenpom melakukan tes urine prajurit di Kodim 0725/Sragen, Senin (17/7/2017). Foto : Wardoyo

SRAGEN—Pembongkaran peredaran sabu skala besar dengan barang bukti 1 ton di Pantai Anyer, Serang, Banten beberapa hari lalu, mendapat atensi tinggi dari jajaran TNI.

Seluruh jajaran di wilayah Kodim 0725/Sragen langsung bertindak dengan menggelar tes urine secara mendadak terhadap prajuritnya.

Sedikitnya 60 prajurit yang selama ini mencurigakan dan diduga terkait dengan narkoba, langsung dilakukan tes urine oleh Staf Intel, Senin (17/7/2017). Sidak dilakukan secara simultan dengan melibatkan Denkesyah 04.04.04 Surakarta dan Subdenpom IV/4-1 Sragen.

Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo mengungkapkan, tes urine dilakukan dadakan di aula Makodim sesaat setelah digelar apel pagi.

Baca Juga :  Polres Bekuk Guru Cabul di Karanganyar, Begini Modusnya hingga Empat Siswi Jadi Korban

Kegiatan tersebut merupakan instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) melalui Pangdam IV/Diponegoro lewat surat telegram rahasia.

“Tujuannya mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, yang mana merupakan salah satu ancaman aktual yang dihadapi bangsa saat ini. Peredaran narkoba sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan dan sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk di dalamnya prajurit TNI maupun PNS,” ungkapnya.

Selain itu pemeriksaan juga untuk mencegah terjadinya opini negatif keterlibatan oknum TNI AD dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Dua Kasie Disperindag Sragen Saling Baku Hantam, Satu Masuk RSUD

Menurutnya, sidak digelar serentak di seluruh satuan di Kodam IV/Diponegoro. Dari 60 personel yang dites urine, berasal dari Perwira Kodim 0725/Sragen, seluruh anggota Unit Intel Kodim Sragen, Provost, dan 20 Babinsa serta anggota yang terindikasi melaksanakan penyimpangan penyalahgunaan narkoba.

Pjs Pasie Intel Kodim 0725/Sragen, Letda (Arm) Waskito menambahkan, narkoba dalam konvensi nasional dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang peredarannya bersifat sistematis dan transnasional.

Karenanya diperlukan keterlibatan dan keterpaduan berbagai pihak untuk mencegah, serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Wardoyo

BAGIKAN