Bupati Sragen Tegaskan Tetap ‘Move On’

Bupati Sragen Tegaskan Tetap ‘Move On’

575
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto : Wardoyo

SRAGEN—Sorotan tajam yang mengiringi proses pembangunan sejumlah jalan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017, tak membuat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pesimistis.

Sebaliknya, ia menegaskan eksekutif tetap optimistis penyerapan dana awal untuk lima proyek DAK bisa terkejar sesuai tenggat waktu 21 Juli mendatang.

Penegasan itu disampaikan Yuni saat menghadiri panen raya padi di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Selasa (11/7/2017). Ia mengatakan, sejauh ini tidak ada masalah atau kendala berarti terkait proses tahapan untuk lima proyek DAK dari pusat itu.

Menurutnya, eksekutif sudah menjawab semua pertanyaan legislatif terkait hasil konsultasi ke Kemenpupera dan Kemenkeu terkait lima paket proyek DAK tersebut.

Baca Juga :  Misteri Telepon KPK ke Rekanan di Sragen 2 Hari Sebelum Teror Penembakan

“Hasil yang disepakati kemarin, dari eksekutif sudah beri jaminan bahwa serapan DAK tanggal 21 Juli sebesar 75 persen dari 30 persen itu Insya Allah bisa kami wujudkan,” katanya.

Ia menguraikan, target serapan 75 persen dari 30 persen DAK 2017 itu berkisar di angka Rp 4,9 miliar.

Menurutnya, dalam pembahasan dengan legislatif di DPRD Senin (10/7/2017), DPRD sebagai pengawas memang mengharapkan pemerintah serius untuk persoalan DAK dan eksekutif sudah menyanggupi.

“Karena sudah ada kesepahaman ya kami move on dengan skedul yang sudah kami laksanakan. Ya harus optimistis bisa selesai,” tegasnya.

Ia juga mengklaim serapan anggaran secara keseluruhan sampai Juli 2017 sudah mencapai antara 40-50 persen. Menurutnya, serapan itu sudah on the track.

Terpisah, Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen, Faturrahman menyampaikan sedikit kecewa dengan rapat pembahasan kegiatan DPU utamanya lima proyek DAK.

Baca Juga :  Fasilitas Sudah Siap, Ini Penyebab Pendirian Klinik di Sragen Molor

Menurutnya, saat itu masih banyak pertanyaan yang diajukan anggota Badan Anggaran (Banggar), tapi tiba-tiba rapat sudah ditutup oleh ketua DPRD tanpa ada keputusan ataupun kesepakatan.

Sementara dari penjelasan DPU, untuk empat paket DAK di bawah Rp 5 miliar, menurutnya, mungkin masih terkejar, akan tetapi satu paket yang nilainya di atas Rp 5 miliar masih diragukan.

Sebab untuk paket di atas Rp 5 miliar itu masa sanggahnya lima hari dan waktu tersisa tinggal 10 hari.

 Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN