Cerita Keajaiban Balita Kakak Beradik Yang Selamat Di Kecelakaan Mobil Digasak KA...

Cerita Keajaiban Balita Kakak Beradik Yang Selamat Di Kecelakaan Mobil Digasak KA di Sragen

818
Kondisi mobil Xenia pengangkut rombongan pemudik asal Bendosari, Sukoharjo yang ringsek seusai digasak KA Bangunkarta saat melintas di perlintasan tanpa palang di Dukuh Dempul, Ngembatpadas, Gemolong, Minggu (25/6/2017) malam. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Kecelakaan di jalur perlintasan kereta api (KA)  tanpa palang di Desa Dempul, Ngembatpadas, Gemolong antara mobil pemudik yang digasak kereta api (KA) Bangunkarta, Minggu (25/6/2017) menyisakan kisah mengejutkan. Meski mobil sempat terseret dan ringsek, namun seluruh penumpang mobil asal Bendosari, Sukoharjo itu berhasil lolos dari maut.

Tidak hanya itu, insiden itu juga seolah menyajikan keajaiban ketika dua kakak beradik yang satu diantaranya balita, juga selamat meski selamat.

Kedua bocah itu masing-masing Oriza (12) dan balita berusia satu tahun, Mutiara. Menurut keterangan warga, kedua balita itu selamat karena duduk di belakang.

“Rahayune selamat semua. Yang anak kecil dan balita juga selamat. Hanya satu yang ibu-ibu sempat luka agak parah dan dibawa ke rumah sakit, ” ujar Agus, warga setempat.

Ya, melihat kondisi mobil yang ringsek bagian depan, tak ada yang menyangka jika penumpang mobil berhasil selamat. Namun proses evakuasi berlangsung mengharukan karena hampir semua penumpang dalam kondisi syok dan menangis.

Baca Juga :  TEROR PENEMBAKAN SRAGEN: Ada Senpi Tanpa Nomor Register dan Motor Pelaku Yang Ditemukan Remuk

Seperti diberitakan, rombongan pemudik asal Bendosari,  Sukoharjo,  itu ringsek digasak KA Bangunkarta saat melintas di perlintasan tanpa palang Desa Dempul RT 19, Ngembatpadas, Gemolong,  Minggu (25/6/2017) malam.

Kecelakaan tragis itu terjadi sekira pukul 21.00 WIB.  Menurut keterangan warga,  kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Xenia H 9342 CY yang dikemudikan Agus Purnomo (39) warga Bakalan RT 51, Pandowoharjo, Sewon, Bantul itu melaju dari arah Gemolong dan hendak menyeberang perlintasan KA di Dempul.

Di dalam mobil,  mengangkut lima penumpang sekeluarga asal Ngaglik RT 3/7, Bendosari,  Sukoharjo.  Mereka masing-masing Suparmi (43), Tri Suhartini (40) dan tiga anak yakni Ririn (15), Oriza (12) dan satu balita,  Mutiara yang baru berusia satu tahun.

Baca Juga :  Wah, Penampilan Bening Guru-Guru Pembimbing MOS di SMK Sragen Ini Bikin Sebagian Siswa Gagal Fokus

Kondisi malam dan perlintasan yang agak gelap,  diduga menbuat pengemudi mobil kurang waspada. Saat mobil sampai di perlintasan, bersamaan dengan itu dari arah selatan mendadak melaju KA Bangunkarta dengan nomor loko 2061363.

Karena jarak terlalu dekat, mobil pun tak bisa berbuat banyak dan pasrah digasak kereta besi yang dikendalikan masinis Rahmad Sebiaji tersebut.

Benturan keras membuat mobil terseret beberapa meter.  Namun beruntung kereta hanya menggasak bagian depan sehingga tak sampai terlindas.

Dari enam orang yang ada di mobil,  lima diantaranya selamat sedangkan Suparmi mengalami luka kepala sobek dan dilarikan ke RS Dr Oen Solobaru. 

“Tidak ada korban jiwa. Hanya satu penumpang yang dibawa ke rumah sakit, ” ujar Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji, kemarin. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN