JOGLOSEMAR.CO Sport Dapat Seabreg Hukuman dari Komdis PSSI, Begini Kata CEO Persis Solo

Dapat Seabreg Hukuman dari Komdis PSSI, Begini Kata CEO Persis Solo

561
BAGIKAN
Suporter PSIR Rembang berhamburan ke dalam lapangan setelah terlibat bentrok dengan suporter Persis Solo di tribun timur. Sementara petugas kepolisian yang berada di lapangan mencegah suporter PSIR berlari ke sisi selatan yang dihuni suporter Persis Solo. Foto : Istimewa

SOLO – Chief Executive Officer (CEO) Persis Solo, Bimo Putranto mengaku kaget dengan hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada timnya.

Menurutnya, hukuman itu tak seharusnya diterima Persis Solo, mengingat keputusan penghentian pertandingan dilakukan wasit yang memimpin pertandingan.

“Pertandingan itu yang menghentikan wasit. Wasit yang memutuskan pertandingan tidak bisa dilanjutkan. Tapi kenapa justru kami yang dihukum seperti ini. Ini hukuman yang aneh,” terang Bimo, Sabtu (29/7/2017) malam.

Awalnya, Bimo malah tidak tahu jika ada dua surat yang didapat Persis Solo. Dia hanya mengetahui jika Persis Solo mendapat surat bernomor 074/L2/SK/KD-PSSI/VII/2017.

Namun setelah Joglosemar menginformasikan keberadaan surat kedua bernomor 073/L2/SK/KD-PSSI/VII/2017, beberapa detik kemudian Bimo pilih mengakhiri pembicaraan melalui sambungan telepon tersebut.

“Saya sampai tidak bisa berkata-kata lagi. Sebenarnya ada apa dengan PSSI?” tutup Bimo.

Sanksi itu benar-benar langsung dirasakan Persis Solo. Dengan kekalahan walk out (WO) dan pengurangan tiga poin, rangking Persis Solo di klasemen Grup 4 langsung melorot ke peringkat tiga.

BACA JUGA : Ini Daftar Sanksi dari Komdis PSSI untuk Persis Solo

Kini, Persis Solo hanya mengoleksi 14 poin, atau selisih cukup jauh dengan PSIS Semarang yang mengoleksi 22 poin dan PSIR Rembang dengan 18 poin.

Yang paling terasa, Panpel Persis Solo kini juga dibuat bingung dengan status pertandingan tanpa penonton saat melawan Sragen United di Stadion Manahan Solo, Minggu (30/7/2017).

Pasalnya, sejak beberapa hari membuka pemesanan tiket di beberapa lokasi, hampir 2.000 tiket sudah dibayar para calon penonton. Panpel bersama manajemen dan pihak keamanan langsung menggelar rapat dadakan.

Nofik Lukman Hakim