Diiringi Isak Tangis, Jasad Ibu dan Anak Yang Tewas Tertabrak KA...

Diiringi Isak Tangis, Jasad Ibu dan Anak Yang Tewas Tertabrak KA Dikubur Satu Liang

574
Ilustrasi pemakaman

SRAGEN– Insiden kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dukuh Siboto, Kalijambe Sabtu (1/7/2017) pagi memang cukup tragis. Kedua korban yang berboncengan dengan sepeda motor itu tewas mengenaskan setelah dihantam KA Mantap Lebaran yang melintas bersamaan.

Namun, kecelakaan yang merenggut nyawa Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya,  Sumarsih (40) itu juga menghadirkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Bahkan, saking syoknya, beberapa kerabat tak kuasa menahan tangis saat kedatangan jenasah hingga pemakaman berakhir.

Baca Juga :  Mengharukan, Petani Yang Tewas Dilindas 2 Pelajar Ternyata Ekonomi Tidak Mampu. Anaknya Masih Kecil-Kecil..

“Ya begitulah mas. Namanya kesripahan, ya situasinya begitu (banyak yang menangis). ” papar Kades Kalimacan, Rodli Slamet.

Ia menyampaikan kedua korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum dukuh setempat sekira pukul 15.00 WIB. Atas permintaan keluarga, ibu dan anak itu dimakamkan dalam satu liang kubur. Isak tangis mengiringi kepergian kedua korban yang hidup sederhana tersebut.

“Tadi sudah langsung dimakamkan jadi satu liang,” tukas Rodli.

Kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Siboto,  RT 11, Kalimacan,  Kalijambe,  itu terjadi pukul 08.08 WIB. 

Baca Juga :  Anggota DPRD Sragen Kena Tipu Puluhan Juta Saat Beli Mobil. Begini Ceritanya...

Dua korban tewas masing-masing Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya,  Sumarsih (40). Keduanya meregang nyawa usai dihantam KA Mantap Lebaran jurusan Jakarta-Surabaya yang melaju dari arah utara ketika berada tepat di tengah perlintasan.

Ibu dan anak yang mengendarai sepeda motor Mio AD 3489 MU itu tewas mengenaskan dan motor yang dikendarai ringsek. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN