JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen DPRD Sragen Soroti Proyek Rp 3,3 Miliar PDAM Tanpa Papan

DPRD Sragen Soroti Proyek Rp 3,3 Miliar PDAM Tanpa Papan

171
BAGIKAN
ilustrasi

SRAGEN—Komisi II DPRD Sragen mempertanyakan legalitas proyek perbaikan jaringan perpipaan di PDAM Sragen yang sedang berjalan saat ini.

Pasalnya, proyek yang disebut-sebut bernilai Rp 3,3 miliar itu dikerjakan tanpa ada papan proyek seperti lazimnya proyek fisik hasil lelang lainnya.

“Masa proyek segitu besar anggarannya tidak ada papannya. Kemarin kita cek dari semua titik, nggak ada terlihat papan proyeknya. Kesannya tidak elok di mata masyarakat, karena memicu beragam spekulasi dan penilaian negatif,” kata Wakil Ketua Komisi II, Suparno, Selasa (18/7/2017).

Ia mengungkapkan, meski hanya papan proyek, keberadaannya dinilai penting karena akan menjadi salah satu wujud transparansi pengerjaan proyek terhadap publik.

Tiadanya papan proyek itu juga akan menyulitkan pengawasan dan kontrol terhadap pengerjaan proyek yang didanai dari pemerintah tersebut.

Berdasarkan pantauannya, proyek perbaikan pipa itu mencakup di areal Sragen Kota mulai dari terminal lama, Ring Road, hingga Beloran. Kehadiran papan nama juga menjadi keharusan untuk semua proyek yang melalui proses lelang.

“Kalau papan proyek saja nggak ada, dari mana mengontrol progres pekerjaannya. Apakah sudah sesuai skedul, lalu kalau mau koordinasi tentang gambarnya bagaimana, wong pelaksananya siapa nggak ada papannya. Jangan hanya digembar-gemborkan di radio wae, tapi papan nama justru nggak ada,” ujarnya.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Perpipaan PDAM Sragen, Siswanto menyampaikan, proyek memang sudah berjalan sejak 12 Juli lalu. Perihal papan informasi proyek, menurutnya, kemungkinan kelupaan dipasang oleh rekanan.

Ia menyampaikan, perbaikan jaringan perpipaan itu dilakukan sepanjang 10.200 meter di wilayah perkotaan Sragen. Pipa yang dipasang berdiameter 3 sampai 10 inci.

“Mungkin belum siap atau gimana. Segera nanti kami minta rekanan agar memasangnya di dekat terminal lama,” ujarnya.

Wardoyo