JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tertimpa Dahan, Petani asal Gondang Sragen Ditemukan Pingsan dan Kepala Mengucur Darah

Tertimpa Dahan, Petani asal Gondang Sragen Ditemukan Pingsan dan Kepala Mengucur Darah

589
BAGIKAN
POHON PETAKA- Personel BPBD Sragen saat melakukan pemangkasan dahan pohon trembesi tua di jalur lingkar Utara Gondang yang memakan korban petani tertimpa dan kepala bocor, Rabu (19/7). Foto/Istimewa

SRAGEN– Seorang petani paruh baya, Parto Taruno (60) asal Dukuh Ngabean, Desa Bumiaji, Gondang terpaksa dilarikan ke Puskesmas Gondang karena tertimpa dahan pohon berukuran besar, Rabu (19/7/2017). Musibah tragis itu terjadi saat korban hendak berangkat ke sawah dan mendadak di tengah jalan tertimpa dahan pohon Trembesi besar yang menghantam tepat di atas kepalanya.

Bahkan, akibat timpaan dahan besar itu, korban sempat tak sadarkan diri karena kehilangan banyak darah. Hantaman dahan itu juga membuat kepala korban mengalami bocor dan luka robek hingga harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian berlangsung pukul 07.15 WIB. Menurut keterangan warga, Harjo, asal DUkuh Tegalrejo, RT 8, Gondang, pagi korban berniat ke sawahnya yang ada di Bumiaji. Korban mengendarai sepeda motor dengan melintasi jalan lingkar utara Gondang yang berada di tengah areal persawahan dengan pepohonan besar menghiasi kanan kiri jalan.

Tepat saat korban melintas, mendadak sebuah dahan pohon trembesi tua yang berukuran besar patah dari pohonnya. Dahan itu tepat mengenai korban tanpa bisa menghindar lagi. Akibatnya, korban langsung jatuh bersama sepeda motornya terkena dahan besar itu.

“Korban sempat tidak sadarkan diri sebelum kemudian ditolong oleh warga dan dilarikan ke Puskesmas Gondang. Korban mengalami luka robek sedalam 0,5 cm di kepalanya akibat terkena dahan pohon lapuk yang jatuh menimpa,” papar Kepala Harian BPBD SRagen, Dwi Sigit Kartanto, Rabu (19/7/2017).

Meski demikian, korban selamat dan sudah mendapatkan penanganan oleh Puskesmas. Sementara terkait kejadian itu, tim BPBD kemarin langsung diterjunkan melakukan pemangkasan dahan atau ranting pohon tua di lokasi kejadian yang dianggap sudah rawan.

Tim yang diterjunkan berkekuatan enam personel. Terkait pemangkasan untuk pohon di turus jalan lainnya yang juga dinilai rawan, Sigit mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait yang berwenang terhadap aset pohon turut jalan itu. Wardoyo