JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Gasak Jembatan Mondokan dan Jatuh ke Sungai, Buruh Pabrik Tewas Mengenaskan

Gasak Jembatan Mondokan dan Jatuh ke Sungai, Buruh Pabrik Tewas Mengenaskan

11815
Ilustrasi buruh kecelakaan tewas

SRAGEN– Kecelakaan tunggal nan tragis terjadi di jalur Jekani-Mondokan tepatnya di jembatan yang menghubungkan Jekani-Klebuk menuju ke arah Sumberlawang, Minggu (30/7/2017) pagi. Seorang buruh pabrik tekstil asal Desa Trombol, Mondokan,tewas mengenaskan setelah menggasak jembatan dan kemudian terpental jatuh ke sungai.

Korban tewas diketahui bernama Novi (19), berdomisili di RT 18, Dukuh Trombol, Desa Trombol, Mondokan. Remaja putri yang sehari-hari diketahui berprofesi sebagai buruh di pabrik tekstil di wilayah Tunjungan, Gondang itu meninggal dalam perjalanan menuju ke tempat kerja.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Menurut beberapa warga, kecelakaan bermula ketika pagi itu korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol AD 2161 BE. Korban sempat pamit ke orangtuanya bahwa ia hendak masuk kerja.

Diduga karena kondisi hari masih gelap, korban tak sigap mengendalikan laju motornya saat sampai di jembatan di jalur alternatif Jekani menuju Sumberlawang, yang lokasinya tepat di tikungan tajam. Berdasarkan kondisi motornya, diperkirakan sepeda motor mengalami selip ketika hendak belok mendadak kemudian menghantam beton jembatan.

Benturan keras membuat tubuh korban terpental dari motor dan tanpa ampun langsung terjun ke sungai. KOndisi sungai yang mulai mengering dengan dasar bebatuan cadas membuat korban mengalami luka parah di bagian kepala.

“Helmnya sampai hancur mungkin saking kerasnya benturan. Sepeda motornya ditemukan di atas jembatan kondisinya juga sudah ringsek karena mungkin ngantem buk jembatan cukup keras,” ujar Anto, salah satu warga.

Karena hari masih pagi, warga dan kerabat langsung mengevakuasi korban dari dasar sungai dan kemudian dilarikan ke Puskesmas Mondokan. Meski sempat hendak dirujuk ke RS Solo namun dalam perjalanan sudah dinyatakan meninggal.

Jasad korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat, Minggu (30/7/2017) pukul 16.00 WIB. Sejumlah warga menyampaikan kasus itu kelihatannya tidak dilaporkan ke kepolisian karena pertimbangan mementingkan penyelamatan korban meski akhirnya tetap tidak tertolong.

Salah satu warga trombol, Mulyono membenarkan adanya kecelakaan yang
menewaskan warga di wilayahnya itu.

“Iya, tadi pagi kecelakaannya dan
sudah dimakamkan. Tapi persis kejadiannya saya enggak tahu,” jelasnya.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mengaku belum mendapat laporan mengenai kecelakaan tunggl di jembatan Jekani yang merenggut satu korban jiwa di Mondokan tersebut. Wardoyo

BAGIKAN