JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Geger Berondongan Tembakan ke Rumah Rekanan Proyek di Sragen. Enam Peluru...

Geger Berondongan Tembakan ke Rumah Rekanan Proyek di Sragen. Enam Peluru Tembus Mobil Korban

5923
BAGIKAN
Mobil milik rekanan Priyo Budi Sambodo yang tertembus bekas peluru usai diberondong tembakan, Jumat (21/7/2017). Foto/istimewa

SRAGEN– Warga Kampung Banjar Asri, Nglorog, Sragen digegerkan dengan insiden teror berondongan tembakan ke salah satu rumah warga, Priyo Budi Sambodo (36). Berondongan tembakan dari senapan itu diketahui dilepaskan oleh dua orang pelaku mengendarai sepeda motor.

Informasi yang dihimpun di lapangan, teror tembakan itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB selepas subuh. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Berondongan tembakan itu diketahui berjumlah enam kali. Tembakan diarahkan ke mobil dan rumah korban yang dikenal sebagai mantan aktivis LSM yang belakangan dikenal berkecimpung di dunia rekanan konstruksi Sragen tersebut.

Tembakan mengenai bagian belakang mobil Chevrolet AD 9213 MN yang diparkir di garasi. Empat peluru menembus bagian belakang hingga tembus ke jok bagian depan. Dua tembakan lain mengenai tiang teras bagian depan.

“Kejadiannya pas subuh tadi. Ada suara tembakan berkali-kali diarahkan ke rumah Mas Priyo. Pelakunya dua orang bawa sepeda motor. Lalu dikejar warga dan jatuh nabrak buk, ” papar AR, salah satu warga setempat.

Dua pelaku kemudian terdeteksi berinisial SY alias KPK (40), warga Klodran, Colomadu, Karanganyar dan MM (41) juga asal Colomadu, Karanganyar.

SY konon disebut-sebut merupakan oknum preman yang selama ini banyak disegani di wilayah Sragen.

Keduanya akhirnya terkejar warga setelah jatuh menabrak buk di jalan Raya Sukowati Kampung Dukuhan, Nglorog, Sragen. Keduanya kini masih dirawat di IGD RSUD Sragen dengan dikawal ketat aparat Denpom dan Polres. Sedangkan senjata api yang digunakan untuk menembaki sudah diamankan oleh Polres.

“Iya kejadiannya tadi pas subuh. Setelah menembaki rumah dan mobil lalu kabur dan dikejar warga. Akhirnya terjatuh nabrak buk. Saat ini keduanya (pelaku) masih dirawat di RSUD Sragen, ” tutur Danramil Sragen, Kapten Muayat. (Wardoyo)