JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Giliran 18 Kios PKL Jalan Brigjen Katamso, Solo Ditertibkan

Giliran 18 Kios PKL Jalan Brigjen Katamso, Solo Ditertibkan

59
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PENERTIBAN LAPAK PKL—Petugas dari Dinas Perdagangan Kota Surakarta dibantu anggota Linmas membongkar lapak pedagang kaki lima di jalan Brigjend Katamso, Jebres, Surakarta, Senin (24/7/2017). Sebanyak 18 lapak pedagang kaki lima dibongkar di kawasan tersebut.

SOLO – Sebanyak 18 kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Brigjen Katamso, Tegalharjo, Jebres dibongkar, Senin (24/7). Pembongkaran dilakukan lantaran para pelaku usaha melanggar tiga perda.

Kasi Pembinaan PKL Disdag Surakarta, Didik Anggono, menuturkan belasan kios yang dirobohkan telah berdiri selama puluhan tahun. Ia memastikan bangunan tersebut merupakan bangunan liar. Keberadaan kios tersebut telah meresahkan warga. Sebab kios berdiri di atas pedestrian jalan. Tak hanya itu pelanggan memarkir motor di badan jalan akibatnya lalu lintas di jalan tersebut terganggu.

“Kios kios ini sudah berdiri puluhan tahun secara ilegal, selain itu fungsi pedestrian dan lalulintas terganggu makanya kami bongkar. Tapi belum semuanya bisa dibongkar, karena masih ada aliran listrik karena instalasi listriknya belum dicopot, jadi dilanjutkan besok Selasa,” ujar didik kepada wartawan, Senin (24/7/2017).

Didik mengungkapkan, pembongkaran belasan kios tersebut merupakan bagian dari program penataan PKL. Sebelumnya, Disdag Surakarta telah membongkar sejumlah lapak PKL di jalan Jl Monginsidi, Kepatihan Kulon, Jebres. Pihaknya telah menyampaikan rencana pembongkaran sejak bulan Mei lalu. Selain itu pihaknya juga telah memberikan jatuh tempo pengosongan kios hingga Minggu kemarin (23/7).

Sementara itu, Arif Darmawan Kabid Penegak Perda Satpol PP Kota Surakarta mengatakan keberadaan kios di Jalan Brigjen Katamso setidaknya telah melanggar dua perda sekaligus, yakni Perda No 1/2013 tentang Penyelenggaraan Perhubungan Darat dan Perda No 3/2008 tentang pengelolaan PKL.

“Aktivitas di sana mengganggu lalu lintas dan pengguna jalan lainnya karena kios berdiri di pedestrian jalan, makanya melanggar dua perda itu. Khusus bagi PKL di Jalan Monginsidi yang sebelumnya ditertibkan, selain melanggar dua perda tersebut juga melanggar perda nomor 10/2015 tentang pengelolaan lingkungan hidup karena taman-taman disana bukan hanya rusak tapi musnah,” ujarnya.

#Arief Setiyanto