Ginda Pastikan Pelaku Penjarahan Minimarket di Magelang Bukan Pasoepati

Ginda Pastikan Pelaku Penjarahan Minimarket di Magelang Bukan Pasoepati

239
Joglosemar | Yuhan Perdana
VIDEO PENJARAHAN–Salah satu warga menyaksikan rekaman video yang memperlihatkan aksi penjarahan yang diduga dilakukan oknum suporter Persis Solo di minimarket Bojong, Mungkid, Magelang, Kamis (20/7) pukul 18.45 WIB.

SOLO – Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan memastikan pelaku penjarahan sebuah minimarket di daerah Bojong, Kecamatan Mungkid, Magelang, Kamis (21/7/2017) malam, bukan anggota Pasoepati.

Sepulang dari menyaksikan laga Persis Solo melawan PPSM Magelang di Stadion Moch Soebroto Magelang, seribuan anggota Pasoepati pulang lewat jalur Kopeng dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.

Dari penelusuran Joglosemar di beberapa grup media sosial, netizen dibuat heboh dengan video aksi penjarahan yang menimpa minimarket di daerah Bojong.

Dalam video berdurasi empat menit 32 detik itu, penjarahan tak dilakukan semua orang dalam rombongan yang berkumpul di depan minimarket.

Beberapa orang terlihat lari dari dalam, kemudian dikejar seseorang berbaju merah yang diduga karyawan dari minimarket tersebut. Kemudian gerombolan lain keluar dari minimarket dalam keadaan buru-buru. Tak berselang lama, seluruh rombongan meninggalkan minimarket.

Belum jelas siapa pelaku dari aksi penjarahan tersebut. Namun ada dugaan aksi tersebut dilakukan rombongan oknum suporter yang pulang usai menyaksikan pertandingan Persis Solo melawan PPSM Magelang di Stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (21/7/2017) malam.

Bahkan dalam postingan akun instagram ultras.id, para netizen yang berkomentar menyebut aksi itu dilakukan oknum suporter Persis Solo.

Terkait hal itu, Ginda memastikan penjarahan bukan dilakukan anggota Pasoepati. Dia mengatakan seribu anggota Pasoepati yang mendukung Persis Solo di Magelang tak melewati lokasi kejadian. Mereka pulang dengan pengawalan pihak kepolisian melalui jalur Kopeng.

“Salah besar kalau ada yang mengatakan aksi itu dilakukan Pasoepati. Kami berangkat dan pulang tidak melintasi lokasi kejadian. Dari awal sudah koordinasi dengan pihak kepolisian bahwa keberangkatan dan kepulangan lewat jalur Kopeng,” terang Ginda saat dikonfirmasi Joglosemar, Jumat (21/7/2017) malam.

Ginda pun mengapresiasi pengamanan total yang dilakukan pihak kepolisian maupun TNI. “Pengamanan yang dilakukan benar-benar luar biasa. Selama perjalanan mendapat pengawalan ketat. Setiap gang jalan yang dilewati ada polisi yang berjaga. Perjalanan pulang ke Solo sangat lancar,” tuturnya.

Terkait adanya dugaan anggota Persis Solo yang melintasi wilayah Mungkid, Ginda mengaku tidak tahu.

Pihaknya berharap petugas kepolisian, dalam hal ini Polsek Mungkid yang sudah mendapat laporan dari manajemen minimarket segera melakukan tindak lanjut.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR