Harga Mete Tahun Ini Pecahkan Rekor Sepanjang Sejarah

Harga Mete Tahun Ini Pecahkan Rekor Sepanjang Sejarah

693
Joglosemar | Aris Arianto
PECAHKAN REKOR-Aktivitas di salah satu kios penjualan mete di Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri beberapa waktu lalu.

WONOGIRIMenyandang predikat sebagai Kota Mete bukan jaminan bagi jenis makanan ringan itu untuk dapat dibeli dengan harga murah di Wonogiri. Pasalnya, saat ini harganya sudah sangat tinggi. Bahkan disebut-sebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Informasi yang berhasil diperoleh Joglosemar, saat ini harga satu kilogram mete masak dengan kualitas super dibanderol Rp 160.000. Sedangkan untuk kondisi mentah dihargai Rp 155.000 per kilogram.

“Sebelum puasa sudah naik, tapi menjadi stabil mendekati Lebaran. Tapi harga mete pada saat ini merupakan yang paling tinggi selama beberapa tahun belakangan. Bahkan selama saya menjadi pedagang mete, baru sekarang harganya paling tinggi. Tahun-tahun lalu di bawah Rp 150.000 per kilogramnya,” ungkap seorang pedagang mete, Solikhah, Jumat (30/6/2017).

Tingginya harga mete menurutnya dipicu sejumlah faktor. Pertama, produksi mete yang turun lantaran anomali cuaca beberapa waktu terakhir.

Tanaman mete yang seharusnya berbuah mendadak rusak, gara-gara bunganya terkena air hujan. Faktor selanjutnya permintaan yang meningkat memasuki puasa dan menjelang Lebaran.

Baca Juga :  Lahan Tebu 2 Ha di Wonogiri Ludes Terbakar, Kerugian Jutaan

Pedagang lainnya, Dwi membenarkan, harga mete saat sekarang merupakan tertinggi selama ini. Jika dibandingkan dengan bulan puasa dan Ramadhan tahun lalu, harga sekarang jauh berada di atasnya.

“Saat ini harganya memang luar biasa tinggi. Tapi mau bagaimana lagi, kami mengambilnya dari pengepul maupun petani juga sudah tinggi. Sebab barangnya jarang ada,“ sebut dia.

Menurut dia, mete yang diambil dari tingkatan pengepul, adalah mete hasil panen sebelumnya. Jadi merupakan mete simpanan dari dalam gudang.

Kendati demikiaan kualitas tidak perlu diragukan. Sebab, hanya mete berkualitas baiklah yang akan mampu tahan lama jika disimpan.

Informasi yang diperoleh dari Pemkab Wonogiri menyebutkan, ada 41.935  petani mete di Wonogiri. Total produksi per tahun sekitar 10.000 ton.

Sedangkan luas areal tanaman mete sekitar 20.652 hektare tersebar di 25 kecamatan yang ada di Wonogiri. Jumlah rata-rata per hektare 693 kilogram gelondong kering.

Baca Juga :  Kalau Sakit, Calon Anggota Paskibra Dirawat Gratis

Musim panen mete yang hanya terjadi sekali dalam setahun, membuat pasokan mete Wonogiri kian minim. Padahal permintaan terus meningkat.

Untuk mencukupi kebutuhan mete di Wonogiri, terpaksa sejumlah pedagang mendatangkan mete dari luar Wonogiri, seperti Sumbawa dan Lombok. #Aris Arianto

Fakta Seputer Mete di Wonogiri

  • Harga Mete Rp 160.000/kg merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah di Wonogiri.
  • Faktor penyebab harga mete melangit: (1) produksi mete turun lantaran anomali cuaca (2) Mete mendadak rusak karena bunganya terkena air hujan (3) Permintaan meningkat menjelang Lebaran.
  • Di Wonogiri terdapat 935  petani mete. Total produksi per tahun sekitar 10.000 ton. Luas areal tanaman mete sekitar 20.652 hektare tersebar di 25 kecamatan. Jumlah rata-rata per hektare 693 kilogram gelondong kering.

Sumber: Wawancara

Advertisements
BAGIKAN