Ibu dan Anak Yang Tewas Tertabrak KA di Kalijambe, Ternyata Habis Beli...

Ibu dan Anak Yang Tewas Tertabrak KA di Kalijambe, Ternyata Habis Beli Ini..

1208
Warga memadati lokasi kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang di Dukuh Siboto, Kalimacan, Kalijambe yang merengut nyawa ibu dan anaknya, Sabtu (1/7/2017) . Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Insiden kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dukuh Siboto, Kalijambe Sabtu (1/7/2017) pagi memang cukup tragis. Kedua korban yang berboncengan dengan sepeda motor itu tewas mengenaskan setelah dihantam KA Mantap Lebaran yang melintas bersamaan.

Namun, kecelakaan yang merenggut nyawa Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya,  Sumarsih (40) itu juga menghadirkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ya, kepergian ibu dan anak itu sangat memilukan karena keduanya ternyata dalam perjalanan pulang dari belanja di pasar. Mereka belanja membeli bekal dan barang-barang yang hendak disiapkan untuk bekal anak Patemi yang hendak mudik kembali ke Jakarta.

Kades Kalimacan, Rodli Slamet mengungkapkan pagi itu, ibu dan anak
tersebut tengah dalam perjalanan pulang dari belanja untuk bekal anak mereka yang dijadwalkan balik ke Jakarta sore harinya. Tak hanya mengurungkan rencana mudik, insiden itu juga memaksa anak korban yang lain dan sudah dalam perjalanan ke Jakarta, terpaksa harus pulang kembali.

“Satu keluarga yang sudah bertolak ke Jakarta pagi kemarin dan sampai di Semarang, langsung ditelepun dan terpaksa harus pulang kembali setelah mendapat kabar duka itu. Nah yang satunya rencananya akan berangkat siang hari. Nggak tahunya ada alangan itu, ” paparnya kepada Joglosemar, Sabtu (1/7/2017).

Kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Siboto,  RT 11, Kalimacan,  Kalijambe,  itu terjadi pukul 08.08 WIB. 

Dua korban tewas masing-masing Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya,  Sumarsih (40). Keduanya meregang nyawa usai dihantam KA Mantap Lebaran jurusan Jakarta-Surabaya yang melaju dari arah utara ketika berada tepat di tengah perlintasan.

Ibu dan anak yang mengendarai sepeda motor Mio AD 3489 MU itu tewas mengenaskan dan motor yang dikendarai ringsek. Wardoyo

BAGIKAN