JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Ini Permintaan Disparpora Untuk 20 Finalis Duta Wisata Sragen

Ini Permintaan Disparpora Untuk 20 Finalis Duta Wisata Sragen

308
BAGIKAN
Seorang bocah mencermati isi koleksi museum purbakala Sangiran | Dok. Joglosemar

SRAGEN—Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sragen berpesan agar 20 finalis Lomba Duta Wisata yang masuk babak grand final untuk memiliki rasa tanggung jawab menjadi corong untuk mempromosikan potensi wisata di Sragen.

Pesan itu disampaikan oleh Kepala Disparpora Sragen, Suwandi jelang grand final Pemilihan Duta Wisata 2017, Kamis (27/7/2017).

Ia mengungkapkan, 20 finalis yang lolos ke grand final itu merupakan kontestan yang sudah tersaring dari serangkaian proses seleksi yang sudah digelar secara bertahap. Mereka merupakan finalis yang berhasil terpilih dari total 70 peserta yang mendaftar.

“Karena kami berharap 20 finalis yang akan maju ke grand final besok (Sabtu, 29/7/2017) itu setidaknya sudah punya tanggung jawab untuk menjadi duta wisata dan corongnya Sragen. Di mana mereka hidup dan tinggal, mereka harus bisa ikut mempromosikan potensi wisata Sragen,” ungkapnya.

Menurut Suwandi, Sragen punya potensi wisata lokal hingga internasional. Keterlibatan para duta wisata itu diharapkan bisa mengangkat pamor objek wisata Sragen lebih meluas, baik wisata lokal seperti Bayanan, wisata ritual Makam Pangeran Samudera, hingga objek wisata bertaraf internasional semacam Museum Purbakala Sangiran.

Lebih lanjut Suwandi menguraikan, malam grand final sendiri akan dihelat di halaman Pemkab Sragen. Dari 20 finalis nantinya akan dipilih juara di beberapa kategori.

Untuk juara pertama, selain mendapat piagam penghargaan, juga berhak untuk mewakili Sragen ke ajang pemilihan serupa di level Provinsi Jateng.

“Kriteria penilaian ada beberapa aspek, mulai dari tata busana, kompetensi, dan pengetahuan potensi Sragen. Semua sudah dikonsep oleh dewan juri. Kami berharap kualitas duta wisata yang terpilih nanti lebih bagus karena sudah ada pembekalan terlebih dahulu selama masa karantina oleh tim,” tukasnya.

 Wardoyo