Ini Sejumlah Cagar Budaya Karanganyar Yang Potensial Masuk Travel Heritage

Ini Sejumlah Cagar Budaya Karanganyar Yang Potensial Masuk Travel Heritage

76
Kantor Pemkab Karanganyar

KARANGANYAR– Pemkab Karanganyar menawarkan kerjasama bilateral dalam bentuk sister city kepada Pemerintah DIY melalui bidang pariwisata sejarah. Hal itu terungkap dalam Serasehan Travel Heritage 2017 yang diselenggarakan di Karanganyar Rabu (19/7/2017).

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menyampaikan harapan terjadi perjanjian kerjasama antara Pemkab Karanganyar dengan DIY dilandasi berbagai pertimbangan.

Menurutnya Karanganyar memiliki situs di Jantiharjo, Karanganyar yang punya riwayat historis dengan sejarah Perjanjian Giyanti. Selain itu, makam Ki Ageng Derpayuda di Majanjanti, Kauman, Desa Kwadungan, Kerjo berkaitan dengan silsilah raja di Keraton Yogyakarta. Ki Ageng Derpayuda merupakan ayah dari permaisuri Hamengku Buwono I.

Baca Juga :  Istri Terduga Teroris Karangpandan, Karanganyar Pernah Menolak Ditanya Identitas oleh Kadus

“Akhir tahun ini, kami melakukan studi kelayakan menggandeng salah satu universitas di Solo. DIY juga sedang mengkaji hal yang sama. Harapan besar bisa terjalin sister city. Ini akan jadi potensi baru,” paparnya usai serasehan.

Kepala Bidang (Kabid) Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menyampaikan kerjasama dan pembiayaan memungkinkan asalkan memiliki keistimewaan tanah, tata ruang, kebudayaan, kelembagaan, dan penetapan Gubernur dan Wagub. Namun menurutnya untuk menuju sister city membutuhkan kajian mendalam dan butuh proses pula.

“Salah satu syarat adalah dasar hukum. Misalnya apakah (situs Perjanjian Giyanti) sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. MoU tidak sulit, tetapi penguatan regulasi,” jelas Dian menanggapi pernyataan Titis.

Baca Juga :  Mengejutkan, Ini Barang-Barang Yang Ditemukan di Rumah Terduga Teroris Karangpandan, Karanganyar

Sementara itu, Pakar Sejarah, Yuwono Sri Suwito, fokus membahas makna dan nilai penting Perjanjian Giyanti untuk pelestarian cagar budaya di Kabupaten Karanganyar. Menurut dia, modal utama pariwisata bukan hanya objek. Tetapi, sumber daya manusia dan manajemen mempengaruhi pelestarian cagar budaya.

Dia mencontohkan Makam Ki Ageng Derpayuda di Kerjo yang kondisi
makamnya sebenarnya terawat tetapi lingkungan sekitar makam dan pengetahuan juru pelihara makam harus lebih ditingkatkan. Padahal itu bisa menjadi salah satu obyek tujuan wisata potensial. (Wardoyo)

BAGIKAN