Innalillahi, Bayi Istri PNS Satpol PP Sragen Yang Dianiaya Pakai Linggis, Akhirnya...

Innalillahi, Bayi Istri PNS Satpol PP Sragen Yang Dianiaya Pakai Linggis, Akhirnya Gagal Diselamatkan

6749
Sejumlah tim medis RSUD sragen saat memberikan penanganan intensif kepada Tutik yang ditemukan dianiaya suaminya dan hamil besar, Jumat (28/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Aksi Agus Supriyo (44), PNS Dinas Satpol PP Sragen yang ditemukan tewas gantung diri Jumat (28/7/2017) seusai membantai istrinya, Sri Puji Astuti (35) yang sedang hamil besar, ternyata memakan korban lain. Calon putra kedua mereka, dilaporkan meninggal dunia setelah dilakukan operasi cesar pada Jumat (28/7/2017) malam.

Bayi mungil berjenis kelamin laki-laki itu dilahirkan lewat pertolongan operasi cesar oleh tim dokter RSUD Sragen. Data yang dihimpun Joglosemar di RSUD Sragen, operasi cesar dilakukan sekira pukul 18.30 WIB mengingat kondisi bayi yang dikandung Tutik (35), sapaan akrab Sri Puji Astuti, terdeteksi sudah meninggal.

Baca Juga :  Pulang Dari Masjid, Pensiunan PNS Syok Lihat Tas dan Dompet Isi Jutaan Rupiah Digasak Maling..

“Iya, tadi malam dilakukan operasi cesar, bayinya laki-laki tapi tidak bisa terselamatkan,” ujar rekan Tutik, ,Gathot Widiarto, Sabtu (29/7/2017).

Bayi laki-laki yang sebenarnya calon anak kedua dari pasangan Agus-Tutik itu diketahui berbobot 4 kilogram. Karena sudah meninggal, bayi tersebut kemudian disemayamkan dan langsung dimakamkan malam itu juga di tempat pemakaman umum Sumengko, Sragen Tengah yang menjadi domisili mereka.

Perjuangan Tutik untuk bertahan hidup juga sempat mendapat cobaan ketika banyak kehilangan darah. Dia diketahui bergolongan darah AB dan stok darah di PMI kebetulan tengah kurang.

Widi menceritakan berkat kesigapan rekan-rekan dan sukarelawan PMI, informasi kebutuhan darurat darah AB untuk Tutik khirnya bisa teratasi setelah ada beberapa pendonor yang mendengar kabar itu berbondong-bondong tergerak menyumbangkan darahnya.

Baca Juga :  Lomba Burung dan Penyanyi Rusia Semarakkan HUT RI di Gondang, Sragen. Ada Hadiah 30 Sepeda Lho. Simak Jadwal dan Lombanya!!

Sementara, hingga pukul 12.00 WIB, kondisi pegawai Bagian Verifikasi RSUD itu masih berada di ruang ICU RSUD sragen. Dia masih belum bisa diajak komunikasi dan hanya bisa menggunakan bahasa isyarat tangan.

Di sisi lain, misteri penyebab aksi sadis Agus yang menghilangkan nyawanya, calon anaknya hingga melukai istrinya, hingga kini masih misteri.

“Belum diketahui penyebabnya. Enggak ada tanda-tanda masalah atau keluhan apapun sebelumnya, ” ujar Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Tasripin. Wardoyo

BAGIKAN