JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Insiden Penyerangan PNS di Sragen. Korban Terkapar Setelah Dikeroyok 5 Pemuda...

Insiden Penyerangan PNS di Sragen. Korban Terkapar Setelah Dikeroyok 5 Pemuda dan Dipukuli Pakai Kursi

1264
BAGIKAN
Ilustrasi

SRAGEN– Seorang PNS asal Dukuh Sidomulyo, RT 10, Desa Bendungan, Kedawung, Fatqul Rohman (34) melapor ke Polsek setempat setelah menjadi korban penyerangan dan pengeroyokan sejumlah pemuda, Selasa (4/7/2017) dinihari. Di hadapan polisi, ia mengaku telah dipukuli secara beramai-ramai oleh sekitar lima pemuda yang mendatangi rumahnya pukul 01.00 WIB.

Tidak hanya dipukul, korban juga mengaku telah ditendang berkali-kali dengan kursi di bagian wajahnya sehingga mengalami luka. Hingga kini belum diketahui motif para pelaku mengeroyok dan memukuli korban.

Kasus itu terungkap setelah korban mendatangi Mapolsek Kedawung, kemarin siang untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Informasi yang dihimpun di Mapolsek, insiden pengeroyokan terjadi sekira pukul 01.00 WIB.

Dinihari itu, mendadak korban didatangi sekitar lima pemuda ke rumahnya. Tanpa banyak bicara, mereka langsung memukuli korban dan menendang pakai kursi hingga mengenai wajahnya. Korban pun terkapar tak berdaya dengan sejumlah luka. Atas kejadian itu, korban kemudian melapor ke Polsek.

“Motifnya sampai sekarang belum disampaikan. Korban hanya mengatakan
malam itu dia diparani oleh sekitar lima orang. Kemudian dipukuli dan ditendang. Dia ngakunya nggak punya masalah dengan orang-orang itu. Gara-garanya apa, juga sampai sekarang belum diketahui,” papar
Kapolsek kedawung AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Selaa (4/7/2017).

Meski demikian, AKP Bambang mengungkapkan sudah ada gambaran perihal
identitas para terlapor tersebut. Ia mengisyaratkan ada indikasi kasus tersebut melibatkan pelaku yang memiliki benang merah dengan organisasi tertentu. Namun untuk menjaga kondusivitas, ia menyampaikan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Nanti kalau sudah ada titik terang, semua akan kami sampaikan,” jelasnya. Wardoyo