JOGLOSEMAR.CO Sport Juliyatmono Bangga Karanganyar Jadi Tuan Rumah Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis

Juliyatmono Bangga Karanganyar Jadi Tuan Rumah Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis

73
Bupati Karanganyar Juliyatmono berfoto bersama 619 pebulutangkis U11 dan U13 dalam acara pembukaan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di GOR RM Said Karanganyar, Sabtu (22/7/2017). Foto : Dok Djarum Foundation

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono begitu bangga GOR RM Said bisa menjadi tuan rumah Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 wilayah eks karesidenan Surakarta mulai Sabtu (22/7/2017) hingga Senin (24/7/2017).

Kedatangan ajang yang menghadirkan para pencari bakat top Tanah Air membuat peluang wakil Karanganyar menembus tingkat nasional maupun internasional semakin besar.

Dalam ajang yang diikuti sekitar 600 peserta tersebut, terselip 72 wakil dari Bumi Intanpari. Mereka akan bersaing dengan pebulutangkis andal dari daerah lain, termasuk 122 perwakilan Kota Solo yang mengikuti seleksi kategori usia dibawah 11 tahun (U-11) dan dibawah 13 tahun (U-13).

Menurut Juliyatmono, bukan soal peluang menuju tingkat lebih tinggi yang bisa didapat pebulutangkis Karanganyar. Datangnya para pencari bakat yang dulunya pernah merasakan gelar tingkat internasional, seperti Sigit Budiarto, Haryanto Arbi, Alvent Yulanto, Yuni Kartika, Engga Setiawan hingga Basri Yusuf bisa memotivasi anak-anak di Karanganyar untuk lebih giat berlatih.

“Kami merasa bangga dan bersyukur figur top negeri ini bisa hadir secara nyata di Karanganyar. Semoga kehadiran para legenda bulutangkis bisa memunculkan semangat baru anak-anak di Karanganyar untuk berprestasi,” terang Juliyatmono saat menghadiri sesi jumpa pers di GOR RM Said, Jumat (21/7/2017) sore.

Juliyatmono mengatakan, Karanganyar punya potensi untuk melahirkan pebulutangkis berprestasi. Hal itu bisa dilihat dari aktivitas warga Karanganyar yang kerap menggelar perlombaan bulutangkis, mulai tingkat RT hingga desa. Bahkan beberapa balai desa di Karanganyar memiliki gedung yang digunakan untuk bulutangkis.

“Hampir setiap pekan selalu ada kejuaraan bulutangkis. Itu membuktikan jika olahraga bulutangkis melekat di hati warga Karanganyar. Saya berharap kedepan semakin banyak lagi kejuaraan nasional maupun internasional digelar di Karanganyar. Gedung ini akan kami percantik lagi,” tambah pria yang juga Ketua Umum Pengcab PBSI Karanganyar ini.

Terpisah, Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan menuturkan wilayah Solo Raya selalu dimasukkan dalam rangkaian audisi beasiswa tiap tahunnya. Kondisi itu tak lepas dari besarnya animo peserta jika audisi digelar di wilayah Solo Raya. Tahun lalu, audisi digelar di Sritex Arena Solo.

“Dari tiga kota sebelumnya, peserta audisi di wilayah Solo Raya ini menjadi yang terbanyak. Kami berharap dari audisi Solo ini muncul bibit atlet potensial yang bisa menjadi juara dunia baru di masa depan,” tuturnya.

Salah satu pemandu bakat, Basri Yusuf menjelaskan, seluruh peserta yang sudah melakukan daftar ulang akan menjalani screening. Dalam proses itu, tim pencari bakat tidak melihat menang dan kalah.

Mereka hanya melihat potensi kedepan, teknik dasar hingga usia sang atlet. Peserta yang berhak lolos langsung ke karantina di Kudus bulan September mendatang, merupakan penghuni semifinal kelompok putra U-11 dan U-13 dan final kelompok putri U-11 dan U-13.

“Kita juga ada super tiket. Peserta yang dinilai punya potensi, namun tidak mendapat tiket langsung, bisa kita beri super tiket. Jadi soal berapa jumlah peserta dari Solo Raya yang lolos seleksi khusus di Kudus baru diketahui setelah tiga hari penilaian,” ucap Basri Yusuf.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN