JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Kampung Susun Pucangsawit Solo Batal Digarap

Kampung Susun Pucangsawit Solo Batal Digarap

26
BAGIKAN

SOLO– Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mengurungkan niat membangun Kampung Susun di wilayah Pucangsawit, Jebres. Pasalnya, pembangunan kampung susun terbentur dengan konsep tata ruang terbuka hijau.

Terkait hal itu, Kalangan DPRD Surakarta mengingatkan Pemkot melalui dinas terkait untuk memperhatikan setiap proyek yang direncanakan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Suralarta, Supriyanto, menekankan terhadap dampak positif dan negatif dari proyek yang dijalankan.

“Harus dilihat plus dan minusnya, jangan sampai penataan kawasan yang dilakukan dinas terkait tumpang tindih. Kita tahu Solo banyak mendapat bantuan terkait permukiman mulai dari program Kotaku hingga pembangunan yang lain. Jangan sampai nantinya salah sasaran, termasuk batalnya rencana Kampung Susun,” ujarnya, Senin (24/7/2017).

Sementara itu, Kepala Dinas Peru ahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Surakarta, Agus Witiyarso mengutarakan, tidak hanya terbentur dengan penataan ruang terbuka hijau, kampung susun yang direncanakan akan dibangun di sebagian lahan Pemakaman Purwoloyo tersebut masih harus dilakukan kajian detail terkait peruntukannya.

Seperti diketahui, Kampung Susun seharusnya menjadi pilot project Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dalam hal ini, Disperum KPP sebenarnya telah menganggarkan pembangunan sarana dan prasarana Kampung Susun tersebut di APBD 2017. Di samping itu, dinas juga telah menyiapkan Rp 500 juta untuk pemindahan makam Purwoloyo. “Tidak mudah menggarap Kampung Susun ini karena aspek sosial budaya turut dipikirkan. Berbeda dengan rumah susun yang sekadar membangun tanpa memikirkan entitas perkampungan,” papar Agus.

#Triawati Prihatsari Purwanto