JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kanit Bandar Sabu Ditahan di Polres, Jaksa Cemaskan Perubahan Urine dan BB

Kanit Bandar Sabu Ditahan di Polres, Jaksa Cemaskan Perubahan Urine dan BB

545
BAGIKAN
Ilustrasi sabu. Foto : Dok

SRAGEN– Sempat menjadi sorotan karena tidak kunjung ada kejelasan penanganan, berkas perkara penyalahgunaan sabu oleh mantan Kanit Idik Satres Narkoba Polres Sragen, Aiptu AGS (42) akhirnya dilimpahkan ke Kejari Sragen.

Saat ini berkas perkara kasus Kanit yang disebut-sebut nyambi bandar sabu itu, tinggal menunggu penelitian untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sragen.

“Berkasnya sudah kita terima dari Kejati Jateng. Ini tinggal menunggu penelitian oleh tim jaksa. Kalau sudah selesai, tinggal kita ajukan ke PN untuk disidangkan,” papar Kajari Sragen, Herrus Batubara melalui Kasie Pidum, Dananjaya Widiharsono, kepada Joglosemar, ditemui di Kejari akhir pekan lalu.

Danan mengatakan untuk posisi tersangka, saat ini berada di LP Polres Sragen. Menyikapi perkara itu, Danan mengakui memang menghadirkan tugas berat bagi jaksa.

Sebab salah satu saksi kunci yakni Jery Bian Sastro, yang menjadi pengedar dan ditangkap bersamaan dengan penggerebekan Aiptu AGS, sudah tewas gantung diri saat menjalani tahanan di LP Kelas II A Sragen, 26 Juni lalu.

Selain itu, jaksa juga dihadapkan pada Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang mencantumkan adanya perubahan barang bukti maupun hasil tes urine dari Aiptu AGS. Hasil tes urine AGS yang sewaktu diperiksa di Polres Sragen positif, secara mengejutkan berubah menjadi negatif saat ditangani Polda.

Begitu pula, BB sabu yang ditemukan di rumah tersangka, diakukan sebagai tawas saat di Polda. “Tapi kami optimis masih bisa membuktikan. Mudah-mudahan,” tukasnya.

Terpisah, Kapolres Sragen AKP Arif Budiman melalui Kasat Narkoba AKP Joko Satrio Utomo membenarkan Aiptu AGS saat ini dititipkan di LP Sragen untuk menunggu persidangan di Sragen.

Meski ditangkap oleh Polda Jateng, perkara itu dilimpahkan kembali ke Sragen dikarenakan sesuai ketentuan, persidangan dilakukan sesuai dengan lokasi kejadian perkara.

Perihal perubahan hasil tes urine dan BB sabu jadi tawas, pihaknya tidak mengetahui hal itu karena proses penyidikan seluruhnya ditangani penyidik Polda Jateng.

Seperti diberitakan, Aiptu AGS ditangkap awal Maret silam bersamaan dengan Jery yang disebut-sebut adalah pengedarnya.

Saat ditangkap Jery membawa 26 paket sabu, timbangan, alat hisap yang diakui Jery dibeli dari AGS.

Sementara saat digerebek di rumahnya Perum Margoasri, Puro, Karangmalang, Aiptu AGS dalam kondisi tengah mengonsumsi dan ditemukan satu paket yang sudah digunakan serta alat hisap sabu.

Wardoyo