JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Kebijakan 5 Hari Sekolah, Dinas Pendidikan Wonogiri Pilih Menunggu

Kebijakan 5 Hari Sekolah, Dinas Pendidikan Wonogiri Pilih Menunggu

81
Joglosemar I Aris Arianto
PILIH MENUNGGU-Anggota Kodim 0728 Wonogiri memberikan pembekalan baris-berbaris kepada siswa SD, awal pekan ini.

WONOGIRI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri memilih menunggu kepastian penerapan program lima hari sekolah. Sejauh ini, dinas mengaku belum mengetahui secara pasti regulasi dan teknis penerapan lima hari sekolah.

“Jika masih ada perdebatan seperti itu bagaimana, ya kalau itu nanti bisa clear. Bahasa Pak Bupati Joko Sutopo, kok dunia pendidikan yang selalu menjadi kelinci percobaan, pendidikan kok coba-coba,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Siswanto, di Gedung DPRD Wonogiri, Rabu (26/7/2017).

Pihaknya memilih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat, atau menunggu dikeluarkan keputusan dari presiden. Dia menyebut, program lima hari sekolah masih memerlukan kajian mendalam. Terlebih jika program itu diterapkan di Wonogiri, dianggap belum siap.

“Yang jelas untuk pendidikan dasar memilih menyampingkan dulu soal lima hari sekolah. Memang ada sebagian SMK dan SMA yang sudah mencoba mengimplementasikan program itu di Wonogiri,” kata dia.

Saat ini sejumlah 46 SMK negeri dan swasta di Wonogiri sudah melakukan uji coba program lima hari sekolah. Sementara jenjang SMA baru ada enam SMA negeri yang menerapkan program tersebut, itu pun baru SMA yang lokasinya dianggap paling strategis. Uji coba program itu, dilakukan sejak dilangsungkannya tahun ajaran baru yakni pada Senin (17/7/2017) lalu.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Wonogiri, Suwandi mengatakan, program lima hari sekolah yang diterapkan di Wonogiri saat ini hanyalah tahap uji coba. Hal itu dilakukan sambil menunggu diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang sedianya menggantikan Permendikbud No 23/2017 tentang Hari Sekolah. Sedang di Wonogiri sendiri ada 46 SMK, yang terdiri dari delapan SMK negeri dan 38 SMK swasta.

“Jamnya ditambah, sekolah Senin-Kamis dimulai pukul 07.00 WIB-15.30 WIB. Sedangkan Jumat dimulai pukul 07.00 WIB-15.00 WIB,” ungkap Kepala SMKN 2 Wonogiri ini.

Disampaikan, masing-masing sekolah pada pokoknya sama, yakni pelajaran pada Sabtu dilaksanakan Senin-Jumat. Tak hanya SMK negeri saja, namun SMK swasta pun turut menerapkan sistem lima hari sekolah.

“Untuk kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan sesuai kebijakan sekolah masing-masing pada Senin-Jumat sore hari. Khusus ekstrakurikuler wajib, yakni Pramuka bagi kelas X dapat dilaksanakan Sabtu,” tandas dia. # Aris Arianto

BAGIKAN