Kecelakaan Maut di Klandungan, Petani Asal Sragen Tewas Mengenaskan Digilas Dua Motor

Kecelakaan Maut di Klandungan, Petani Asal Sragen Tewas Mengenaskan Digilas Dua Motor

6546
Kondisi jasad korban kecelakaan karambol yang digasak dua sepeda motor, masih ditutupi sarung dan tergeletak mengenaskan di dekat sepeda motornya, Sabtu (15/7/2017) malam. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan sepeda motor terjadi di ruas jalur Tangen-Paldalpang tepatnya di depan rumah Citro Wiyono, Dukuh Gandrung RT 2, Desa Klandungan, Ngrampal, Sabtu (15/7) malam. Satu orang tewas seketika dengan luka parah di sekujur tubuhnya akibat digilas dua sepeda motor secara beruntun.

Korban tewas adalah seorang petani bernama Suwandi (59) warga Dukuh Gandrung RT 2/1, Desa Klandungan, Ngrampal. Sedangkan dua penabraknya sama-sama diketahui masih pelajar di bawah umur masing-masing, Ais Yuri Andiyanto (16) asal Dukuh Bugel RT 14, Desa Dukuh, Tangen dan Fiqih Amri Safudin (16) warga Dukuh Sokorejo RT 10/2, Desa Ngepringan, Jenar.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekira pukul 21.30 WIB. Malam itu korban mengendarai sepeda motor Yamaha 75, Ais Yuri mengendarai Honda Vario dan Fiqih mengendarai Honda Scoopy.

Baca Juga :  Tergiur Ritual Dukun Agar Lulus UN, Nasib Siswi SMP di Sragen Malah Berakhir Tragis

Berdasarkan keterangan warga, kecelakaan bermula ketika ketiga motor sama-sama melaju dari arah utara dengan posisi korban di depan, disusul pengendara Vario dan paling belakang pengendara Scoopy. Sesampai di lokasi kejadian, korban bermaksud belok ke kanan. Namun karena jarak yang terlalu dekat, dua pelajar di belakangnya kaget dan tidak sigap menguasai kendaraannya.

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Korban dilibas pelajar di belakangnya dan kembali digasak pelajar kedua yang mengendarai Scoopy. Korban yang mengalami luka parah di bagian kepala, leher patah dan sekujur tubuhnya luka terlindas itu akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan kedua pelajar mengalami luka-luka dan dilarikan ke klinik swasta di Desa Plumbon.

Baca Juga :  TEROR PENEMBAKAN SRAGEN: Fix, Motifnya KPK Sakit Hati Gara-gara Permintaan Fee Lelang Proyek Tak Diakomodir

“Waktu kami lewat posisi motor korban sudah remuk tergeletak di tengah jalan. Korbannya kondisinya mengenaskan dan sudah meninggal di dekat motor,” ujar Sri Wahono.

Kasatlantas Polres Sragen AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji menyampaikan tabrakan beruntun itu dipicu oleh kondisi kendaraan yang melaju beriringan dalam jarak cukup dekat. Ketika pengendara paling depan hendak belok kanan, dua pengendara di belakangnya tak sigap dan kemudian menabrak secara beruntun.

“Satu korban yang paling depan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan yang dua luka –luka,” paparnya. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN