Komunitas Juminten, Ingin Berjuang dan Sukses Bersama

Komunitas Juminten, Ingin Berjuang dan Sukses Bersama

217
Para anggota Jumpa Minum Teh dan Niaga (Juminten) . Foto : Dok Juminten

Jumpa Minum Teh dan Niaga (Juminten) merupakan sebuah komunitas yang merangkul Usaha Kecil Menengah (UKM) di area Solo Raya dan Semarang.  Meski baru dibentuk beberapa bulan lalu, komunitas ini sudah memilik 69 anggota.

“Sebenarnya beberapa UKM dari Yogyakarta dan Jakarta juga ingin bergabung. Tapi kami masih mau berbenah terlebih dahulu,”ungkap pendiri Juminten, Indrias Senthir.

Indrias menceritakan komunitas ini didirikan pada 14 Februari 2017 lalu. Awal mulanya hanya 12 UKM saja yang bergabung. Namun setelah lima bulan berjalan, akhirnya terkumpullah 69 UKM dari berbagai macam jenis usaha. Seperti kuliner, fashion, craft, jasa dan lain sebagainya.

“UKM ini tidak hanya dari mereka yang telah sukses. Tapi juga ada anggota yang belum memulai usaha juga sudah bergabung di Juminten. Jadi dalam pertemanan ini kami ingin saling mendukung satu sama lain,” terangnya.

Baca Juga :  Reuni Akbar Alumni Akademi Tekstil Surabaya (Akateks)

Bentuk  dukungan tersebut tidak hanya dari pembelajaran secara lisan saja. Indrias mengatakan di kala salah satu anggota membutuhkan bantuan berupa barang atau jasa yang dimiliki oleh UKM lainnya, maka mereka tidak segan-segan mengulurkan tangan.

“Misal saya desainer sedang butuh kain. Maka teman-teman yang usaha kain langsung menawarkan. Kami semua ikhlas membantu. Karena ketika membuka pintu rezeki orang lain maka pintu kami yang lain pun juga akan terbuka,” tuturnya.

Baca Juga :  Reuni Akbar Alumni Akademi Tekstil Surabaya (Akateks)
Para anggota Jumpa Minum Teh dan Niaga (Juminten) dalam sebuah kegiatan . Foto : Dok Juminten

Meski baru seumur jagung, Indrias mengaku sangat bersyukur karena berbagai instansi dan elemen pemerintah pun turut mendukung keberadaan Juminten. Seperti halnya Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan  yang selalu memberikan dukungan.

Mereka mengajak untuk berpartisipasi dalam pameran UKM layaknya INA Craft di Jakarta beberapa bulan yang lalu. Kemudian juga akan ada pameran yang telah teragendakan yang bisa diikuti oleh Juminten.

Dinas juga membantu kami dari segi pelatihan. Jadi, anggota bisa lebih pintar baik dari segi pengelolaan atau pemasaran produk.

“Harapan kami dengan majunya UKM maka juga akan turut menyejahterakan masyarakat karena akan lebih banyak lapangan kerja terbuka,” ungkapnya.

Advertisements
1
2
BAGIKAN