JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Lebaran Lewat, Harga Sayuran Malah Meroket

Lebaran Lewat, Harga Sayuran Malah Meroket

51
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
MEROKET—Penjual sayuran menunggui dagangannya di Pasar Baturetno, beberapa waktu lalu.

WONOGIRI- Lebaran baru saja lewat, namun harga sejumlah sayuran di Wonogiri mengalami kenaikan sepekan terakhir. Kondisi ini sangat berbeda dengan beberapa tahun belakangan ini.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Joglosemar, kenaikan harga sayuran tertentu justru tidak terjadi sebelum Lebaran, layaknya tahun-tahun sebelumnya. Melainkan terjadi setelah Lebaran.

“Biasanya (harga) mengalami kenaikan ketika puasa dan menjelang Lebaran. Tapi kemarin harganya masih stabil waktu puasa dan Lebaran. Naiknya justru setelah Lebaran, tepatnya sehari setelah Lebaran,” ungkap warga Kecamatan Baturetno, Monika, Rabu (5/7).

Dia mengungkapkan, harga satu ikat lembayung atau daun kacang panjang, sebelum Lebaran adalah Rp 1.500-Rp 2.000. Namun kini meroket hingga Rp 7.500. Demikian pula untuk buah kelapa yang sebelumnya dibanderol Rp 7.500 mendadak naik di angka Rp 12.000.

Kenaikan tersebut menurut dia dipicu tingginya permintaan jenis sayuran tertentu itu setelah Lebaran. Di mana, lembayung, kelapa, kenikir, menjadi incaran warga yang mempunyai hajatan.

“Jenis sayuran itu banyak digunakan waktu ada hajatan pernikahan, sunatan. Biasanya untuk membuat urap. Makanya karena banyak yang membutuhkan, harganya jadi naik,” tandas dia.