Liga Plupuh U-18 Resmi Bergulir. Simak Kemeriahan Ribuan Warga dan Misi Pentingnya

Liga Plupuh U-18 Resmi Bergulir. Simak Kemeriahan Ribuan Warga dan Misi Pentingnya

750
LIGA PLUPUH 2017- Camat Plupuh, SUmarno (tengah depan) bersama
jajaran Kades di Kecamatan Plupuh serta panitia Liga Plupuh saat
berpose seusai pembukaan Turnamen Liga Plupuh 2017 di Lapangan
Sambirejo, Plupuh, Sabtu (29/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Menjelang HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017, semarak kegiatan untuk memeringatinya sudah mulai terasa di berbagai penjuru. Tak terkecuali di wilayah Kecamatan Plupuh yang sudah mengawali dengan menggelar turnamen sepakbola antardesa, Sabtu (29/7/2017).

Turnamen yang diberi label Liga Plupuh U-18 itu diikuti oleh tim terbaik perwakilan dari 16 desa yang ada di kecamatan tersebut. Namun perhelatan Liga Plupuh 2017 itu menyimpan segudang misi penting yang tak hanya sekadar memeriahkan HUT RI semata.

“Ini tahun kedua pelaksanaan tapi tahun ini persiapan lebih matang. Tujuannya, selain mempererat jalinan silaturahmi dan kebersamaan semua desa, liga ini juga untuk mencari bibit atlet yang akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2018,” papar Camat Plupuh, Sumarno seusai membuka Turnamen di Lapangan Sambirejo.

Liga Plupuh itu akan digelar tiap Sabtu dan Minggu serta diperkirakan selesai Oktober mendatang. Menurut Sumarno, semangat kebersamaan ditunjukkan dalam pembiayaan yang ditanggung bersama oleh urunan 16 Kades selain dukungan dari sponsorship.

Baca Juga :  Kenakan Ikat Kepala Merah Putih, Ratusan Ulama Kecamatan Plupuh dan Aparat Serukan Tolak Negara Kilafah

Ketua Umum Liga sekaligus Kades Sambirejo, Prihandoko menguraikan
selain mengisi peringatan HUT RI, gelaran Liga Plupuh itu sengaja digagas untuk menyatukan semangat kebersamaan dari 16 desa yang ada. Pasalnya tidak hanya pendanaan, 16 Kepala Desa juga ikut dilibatkan menjadi panitia dengan camat selaku pembinanya.

Kades yang akrab disapa Hanjus itu menguraikan tujuan lain dari Liga
Plupuh itu juga untuk mencari bibit atlit-atlit muda yang akan dipersiapkan untuk menghadapi event-event sepakbola tingkat kabupaten, seperti Piala Bupati dan Porkab 2018. Event itu juga sebagai upaya menghindarkan anak-anak muda dari hal-hal negatif dan mengalihkan pada
kegiatan positif yang berorientasi prestasi.

“Syukur nanti ada bibit-bibit muda handal asal Plupuh yang bisa ikut seleksi di PSISra. Untuk Porkab 2016, sepakbola Plupuh alhamdulilah bisa juara III. Harapannya di Porkab 2018 minimal mempertahankan syukur bisa juara,” tukasnya.

Baca Juga :  Bandari Capjikia di Sragen Barat, Muhammad Paji Digerebek Polisi

Tak hanya liga U-18, peringatan HUT RI tahun ini juga akan diisi dengan turnamen sepakbola antar perangkat desa dengan hadiah kambing berikut anaknya, karnaval serta berbagai ajang lomba lainnya.

Ribuan warga memadati Lapangan Sambirejo menyaksikan laga perdana Liga Plupuh, Sabtu (29/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

Menurut Prihandoko berbagai kegiatan itu digelar juga untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar. Pasalnya dari setiap event yang digelar, ada banyak sektor ekonomi kecil yang bisa terlibat mulai jasa parkir, penyewa mainan, hingga pedagang kaki lima yang
jumlahnya mencapai puluhan.

Sementara dalam laga perdana Liga Plupuh yang digelar Sabtu (29/7/2017) sore, kesebelasan Desa Sambirejo unggul tipis dari kesebelasan Desa Dari. Di hadapan ribuan warga yang memadati Lapangan kebanggaan warga Sambirejo itu, tim tuan rumah tampil meyakinkan dalam pertandingan sengit yang berkesudahan 3-2 tersebut. Wardoyo

BAGIKAN