LKPP Minta DPRD Sragen Kawal Lima Proyek Dana Alokasi Khusus

LKPP Minta DPRD Sragen Kawal Lima Proyek Dana Alokasi Khusus

225
CEK JALAN—Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto didampingi anggota DPRD asal Plupuh, Sutimin Keling mengecek lokasi pengecoran perdana di jalur Gentan Banaran yang mangkrak selepas diresmikan bupati, Selasa (13/6/2017). Foto : Wardoyo

SRAGEN—Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) meminta DPRD Sragen mengawal proses pelaksanaan lima proyek infrastruktur yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) tahun 2017.

Pengawasan ekstra diperlukan mengingat proses lelang lima proyek itu sempat terjadi lelang ulang yang diklaim untuk meningkatkan persyaratan guna menunjang kualitas pekerjaan.

Hal itu disampaikan oleh Ahli Pengadaan Barang dan Jasa LKPP, Supartono, Kamis (13/7/2017). Ia mengungkapkan, dengan sudah diumumkan pemenang lelangnya, maka tinggal dilakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.

Dengan adanya perubahan spesifikasi persyaratan, nantinya tinggal dicocokkan antara dokumen dengan kondisi riil di lapangan.

“Kalau itu tugasnya DPRD untuk melaksanakan fungsi kontrol. Karena kemarin hasil evaluasi memutuskan harus lelang ulang dengan perubahan spesifikasi, ya nanti di lapangan tinggal dicocokne. Munine di dokumen piye, misalnya wiremesh harus dari produsen A, betul dari produsen A apa enggak,” ungkapnya.

Perihal selisih harga tawaran hasil lelang kedua yang lebih mahal dan berselisih hingga Rp 1,7 miliar dari harga lelang pertama, menurut Supartono, hal itu memang sangat mungkin terjadi.

Sebab dengan peningkatan standar kualifikasi dan spesifikasi teknis yang diberlakukan, kemungkinan membawa konsekuensi material atau bahan yang disyaratkan memang lebih mahal dari spesifikasi awal.

Karenanya yang perlu ditekankan saat ini adalah pengawasan dan pengawalan, bagaimana pengerjaan proyek di lapangan. Disinggung soal selisih harga lelang yang menurut sejumlah legislator berpotensi menjadi temuan dan kerugian negara, ia enggan berandai-andai.

“Karena sudah lelang ulang, berarti sudah babak baru lagi. Harus dipisahkan dengan lelang yang lama,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto mengapresiasi Pemkab yang sudah mengumumkan rekanan pemenang lelang retender di lima proyek DAK.

Namun ia mengingatkan, karena waktunya sudah mepet, agar pengerjaan dipercepat dengan tidak menanggalkan aturan yang ada.

 Wardoyo

BAGIKAN