Mengharukan, Terpental 8 Meter, Jasad Ibu-Anak Yang Tewas Digasak KA...

Mengharukan, Terpental 8 Meter, Jasad Ibu-Anak Yang Tewas Digasak KA Sempat Ditutupi Koran

932
Kondisi jasad ibu anak yang tewas ditabrak KA di Kalijambe ditutupi koran dan daun. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Insiden kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dukuh Siboto, Kalijambe Sabtu (1/7/2017) pagi memang cukup tragis. Kedua korban yang berboncengan dengan sepeda motor itu tewas mengenaskan setelah dihantam KA Mantap Lebaran yang melintas bersamaan.

Kedua korban masing-masing Patemi (60) warga Dukuh Malangan RT 14, Kalimacan dan putrinya,  Sumarsih (40) tewas akibat luka parah yang dialami. Pasalnya mereka sempat terpental hampir delapan meter dari lokasi perlintasan pertama kali mereka digasak KA.

Baca Juga :  Tragis, Nenek 78 Tahun Nekat Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke Kereta Api. Jasadnya Tercecer di Perlintasan..

“Sempat terpental delapan meter dari lokasi tabrakan. Sehingga lukanya parah dan meninggal semua. Posisi terakhir, keduanya jatuh di lokasi terpisah saking banternya benturan, ” ujar salah satu warga, Maryono.

Baca Juga :  Mengharukan, Petani Yang Tewas Dilindas 2 Pelajar Ternyata Ekonomi Tidak Mampu. Anaknya Masih Kecil-Kecil..

Karena kondisi korban yang mengenaskan, warga terpaksa harus menutupi jasad korban sesaat sebelum dievakuasi. Jasad ibu anak itu ditutupi koran dan daun sebelum datang tim evakuasi dari Satlantas.

Kasie Trantib Kalijambe, Agus Subagyo mengatakan sesaat selesai dievakuasi, jasad korban dibawa ke RS Yakssi Gemolong. Setelah itu baru diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN