JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Miris, Istri PNS Satpol PP Yang Dianiaya Dengan Linggis Ternyata Tengah Hamil...

Miris, Istri PNS Satpol PP Yang Dianiaya Dengan Linggis Ternyata Tengah Hamil 9 Bulan

2333
Sejumlah tim medis RSUD sragen saat memberikan penanganan intensif kepada Tutik yang ditemukan dianiaya suaminya dan hamil besar, Jumat (28/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Aksi Agus Supriyo (44), PNS Dinas Satpol PP Sragen yang ditemukan tewas gantung diri Jumat (28/7/2017) memang cukup mengejutkan banyak pihak. Namun tidak hanya aksi harakiri yang dilakukannya, aksi penganiayaan terhadap istrinya, Sri Puji Astuti (35) alias Tutik yang terkuak beberapa saat kemudian, juga banyak mengundang keprihatinan.

Pasalnya Agus diketahui menganiaya istrinya dengan menggunakan linggis. Penganiayaan terbilang sadis lantaran digunakan untuk merusak wajah istrinya yang diketahui berdinas di RSUD Sragen.

Alat dari besi itu ditemukan tergeletak di dekat tubuh istrinya saat ditemukan terkapar di hutan perkebunan Karet Dukuh Bahak, Mojorejo, Kedawung Jumat (28/7/2017) sore. Saat ditemukan, kondisi Tutik tidak sadarkan diri dengan wajah nyaris tak bisa dikenali dan berlumuran darah.

“Linggis itu kami temukan di dekat korban. Lalu ada tas warna coklat berisi buku tabungan dan uang Rp 1,5 juta, ” papar Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo Sabtu (29/7/2017).

Aksi penganiayaan itu juga memantik reaksi prihatin dari warga sekitar lokasi maupun yang mendengar. Pasalnya Tutik diketahui tengah hamil besar dan sudah saatnya melahirkan.

AKP Bambang mengungkapkan saat dievakuasi dari kebun karet, istri korban dalam kondisi wajah yang sulit dikenali karena hancur dilukai dengan linggis. Kemudian bibir dan mulut serta dahi juga mengalami luka sobek.

Salah satu pegawai RSUD sragen, Gathot Widiarto yang juga rekan korban, menyampaikan Tutik memang tengah hamil sembilan bulan. Saat dibawa ke RSUD, kondisinya memang parah.

“Dia kebetulan juga di bagian keuangan RSUD. Memang benar dia sedang hamil sembilan bulan. Sampai kemarin malam belum bisa diajak komunikasi. Tapi kelihatannya sudah sadar. Hanya sempat terdengar merintih ketika dioperasi, ” jelasnya. Wardoyo

BAGIKAN