JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Palang Pasar Nongko Batal Dilebarkan

Palang Pasar Nongko Batal Dilebarkan

93
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PELEBARAN TIDAK DISETUJUI—Warga melintas di perlintasan kereta api Pasar Nongko, Banjarsari, Rabu (5/7/2017). Rencana Pemerintah Kota Surakarta untuk memperlebar jalan di perlintasan tersebut tidak disetujui oleh PT Kereta Api Indonesia.

SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak merekomendasikan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta yang akan menggeser pintu perlintasan kereta api Pasar Nongko. Sebelumnya rencana itu digulirkan pemkot untuk memperlancar arus lalu lintas kawasan tersebut yang terkena dampak proyek flyover Manahan.

“Rekomendasi dari PT KAI itu malah lebih baik seperti itu. Tidak digeser,” terang Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta, Nur Basuki kepada wartawan, Rabu (5/7/2017).

Dijelaskan, dari segi keamanan lebih baik kondisinya dibiarkan seperti saat ini. Hal ini untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan tersebut. Lebar perlintasan di lokasi itu mencapai 6 meter. “Perlintasan itu dilebarkan bukan jaminan lalu lintas di sana lancar. Sebenarnya perlintasan di Solo itu permasalahannya sama semua,” kata dia. Permasalahan yang dimaksud yakni terlalu dekatnya jarak perlintasan kereta api dengan persimpangan, sehingga sering terjadi kemacetan.