Pansel Job Fit Sragen Bakal Ajukan Tiga Nama ke Bupati, Peringkat Satu...

Pansel Job Fit Sragen Bakal Ajukan Tiga Nama ke Bupati, Peringkat Satu Belum Tentu Terpilih

182
ilustrasi

SRAGEN—Panitia seleksi (Pansel) job fit memastikan akan segera mengajukan tiga nama di enam jabatan eselon II yang saat ini masih kosong.

Pansel juga menegaskan bahwa peserta yang sebelumnya menempati rangking pertama pada tahapan assessment atau seleksi, belum bisa dipastikan akan terpilih.

Ketua Pansel Job Fit Eselon II, Tatag Prabawanto menyampaikan, saat ini proses job fit sudah menyelesaikan tahapan paparan program dan penilaian latar belakang atau rekam jejak masing-masing peserta. Tim tinggal menentukan tiga peserta teratas di masing-masing jabatan eselon II yang akan diajukan ke bupati.

“Sudah selesai tahapan paparan dan penilaian track record. Tinggal nanti dipilih tiga nama teratas untuk diajukan ke Bupati dan dinaikkan ke KASN,” ungkapnya, Kamis (6/7/2017).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tikungan Jono. Digasak Pikap Ngeblong, 2 Pelajar SMP Tanon Tewas Mengenaskan

Perihal kapan pengajuan ke bupati dan KASN, ia mengaku hal itu sangat tergantung Pansel. Perihal target kapan pelantikan kepala dinas terpilih hasil job fit itu, menurutnya, secepatnya setelah ada keputusan akan segera dilakukan.

Sejauh ini ada 30 peserta yang lolos dari tahapan assessment di enam jabatan kepala dinas. Enam jabatan kepala dinas yang masih diperebutkan itu adalah Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Atap (BPMPTSA), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan Direktur RSUD dr Soehadi Prijonagoro.

Baca Juga :  Benarkah Ada Aktor Intelektual di Balik Teror Penembakan di Sragen?

Satu jabatan kepala dinas yakni Dinas Kominfo dibiarkan kosong karena jumlah peserta yang memenuhi syarat untuk tahapan assessment kurang dari tiga orang.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sarwaka juga memastikan saat ini tinggal menunggu pengajuan tiga nama terpilih dari masing-masing formasi untuk diajukan ke bupati.

Baik Sarwaka maupun Tatag sebelumnya menegaskan bahwa peserta yang ada di rangking pertama belum jaminan untuk bisa otomatis terpilih. “Kan masih ada beberapa tahapan lagi. Jadi yang rangking satu belum tentu di akhir nomor satu lagi,” tegasnya.

Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN