JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Parkir Waduk Gajah Mungkur Akan Diperluas, Target Tampung 3.000 Mobil

Parkir Waduk Gajah Mungkur Akan Diperluas, Target Tampung 3.000 Mobil

90
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
SATU LOKASI—Pedagang berjualan di sekitar kawasan obyek wisata WGM, Kamis (6/10).

WONOGIRI – Pengelola objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri berencana memperluas lahan parkir kendaraan. Saat ini tengah dalam tahapan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).

Lahan yang akan digunakan sebagai perluasan lahan parkir seluas sekitar tiga hektare. Lokasinya di sebelah barat kompleks pedagang. Lahan seluas itu diperkirakan bakal mampu menampung hingga 1.500 kendaraan roda empat.

“Lahan parkir saat ini menampung 1.700 mobil. Kalau nanti bisa terealisasi, maka total daya tampung parkir ya 3000 mobil lebih,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Obyek Wisata WGM Wonogiri, Pardianto, Kamis (27/7/2017).

Perluasan lahan parkir, dikatakan Pardianto mendesak dilakukan. Pasalnya lahan parkir berkurang cukup banyak menyusul dibangunnya kawasan untuk kompleks konsentrasi pedagang. Pembangunan kawasan pedagang menyita lahan parkir di sisi paling barat di dekat pepohonan.

Pihaknya berencana menyewa lahan aset BBWSBS sisi barat dekat bangunan SD Negeri Sendang 2 seluas sekitar tiga hektare itu. Menurut dia BBWSBS telah memberi lampu hijau. Pihaknya juga sudah menjebol pagar pembatas lahan di sisi barat.

Saat ini, ujar dia, pihaknya masih berkoordinasi dengan BBWSBS untuk membahas nilai sewa. Pihaknya memperkirakan nilai sewa kurang dari Rp 50 juta per tahun. Perhitungan itu mengacu sewa lahan objek wisata WGM seluas 7,5 hektare saat ini yang senilai Rp 75 juta per tahun.

“Semoga segera bisa terealisasi, sehingga bisa langsung kami tindak lanjuti dengan pengusulan anggaran untuk perbaikan lahan plus pembuatan talut,” ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana menambah jalan jalur keluar kendaraan di WGM. Lahan untuk keperluan itu berada pada tanah milik warga. Pihaknya akan segera mengomunikasikannya dengan warga pemilik tanah.

“Jalur keluar saat ini terlalu curam, kami rencananya menambah jalur di ujung barat. Jadi dari lahan perluasan parkir, nanti kalau keluar diarahkan melalui jalur baru di sisi barat, jalannya lebih landai dan panjang,” beber dia.

Perluasan-perluasan tersebut dikatakan dia merupakan salah satu langkah untuk terus mendongkrak pemasukan pengunjung.

Dia memaparkan ketika pengunjung sudah sangat nyaman, mudah dalam hal akses jalan, diharapkan bakal kembali lagi berkunjung ke obyek wisata WGM.

Aris Arianto