Peluang Kerja Bidan Masih Terbuka Luas

    Peluang Kerja Bidan Masih Terbuka Luas

    112
    Joglosemar | Aris Arianto
    MASIH CERAH- Penyematan kap kepada mahasiswa tahun pertama Akbid Giri Satria Husada, Selasa (25/7/2017).

    WONOGIRI- Paradigma masyarakat terhadap masa depan profesi bidan masih perlu diubah. Selama ini, masih  berkembang anggapan bahwa lulusan kebidanan tidak dapat mencari pekerjaan selain di rumah sakit, maupun poliklinik.

    Hal ini kadang memicu belum begitu tingginya animo masyarakat terhadap pendidikan kebidanan.

    Pembantu Direktur II Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri, Sri Widayatni mengungkapkan, adalah anggapan yang keliru jika ada yang mengatakan lulusan mahasiswa kebidanan tidak bisa mencari pekerjaan lain.

    “Padahal banyak sekali pekerjaan yang berkaitan dengan kesehatan membutuhkan lulusan kebidanan,” ungkap Sri Widayatni di sela-sela acara pemasangan kap atau tutup kepala bidan pada ucap janji bidan di aula Akbid setempat, Selasa (25/7/2017).

    Dia menyebut, lulusan kebidanan bidang kerjanya tidak sebatas sebagai bidan. Terlebih peluang lulusan kebidanan masih terbuka lebar di Wonogiri saat ini.

    “Apalagi sesuai undang- undang, setelah mereka lulus bisa berkarya sebagai bidan mandiri,” jelas dia.

    Dia menjelaskan, sudah 16 angkatan lulusan Akbid Giri Satria Husada bekerja di berbagai tempat dan posisi, baik di Wonogiri dan eks karisidenan Surakarta bahkan di luar Pulau Jawa. Di Wonogiri sendiri, di tahun 2015 dan 2016 ada sekitar 150 mahasiswanya lolos seleksi CPNS.

    “Seperti tahun ini, ada lima mahasiswa lulusan kami yang direkrut oleh Dinsos (Dinas Sosial). Ada juga yang saat ini menjadi tenaga penelitian demografi kesehatan yang dilakukan UGM,dan di BPJS. Bahkan, saat ini juga ada yang sudah pegang empat klinik di Kalimantan dan gajinya pun lumayan tinggi,” tandas dia.

    Dalam acara pemasangan kap ucap janji bidan tersebut, Direktur Akbid Giri Satria Husada, Marmadi, bersama perwakilan yayasan, Soemarmo, menyematkan kap kepada mahasiswa kebidanan tahun pertama. Setelah kap terpasang, mereka segera diterjunkan untuk praktik di tengah masyarakat. # Aris Arianto

     

    BAGIKAN