JOGLOSEMAR.CO Foto Pemekaran Wilayah Kelurahan di Solo, Berharap Ekonomi Tumbuh Merata

Pemekaran Wilayah Kelurahan di Solo, Berharap Ekonomi Tumbuh Merata

117
BAGIKAN
ilustrasi. Foto : Dok

Lahan parkir di kantor Kelurahan Semanggi itu tampak penuh dengan kendaraan yang kurang tertata dengan rapi. Di dalam kantor, terlihat tak ada kursi tunggu yang kosong. Semua terisi penuh oleh warga, dan petugas pun sibuk melayani kepentingan warga.

“Yah, seperti inilah keadaan kantor setiap harinya,” ucap Lurah Semanggi, Sularso saat Joglosemar bertandang.

Di kelurahan Semanggi, warga memang harus sabar untuk antre setiap harinya jika ingin mendapatkan pelayanan administrasi. Hal itu terjadi lantaran jumlah penduduk di Kelurahan Semanggi cukup padat, sementara petugas kelurahan sangat terbatas.

Dengan total jumlah penduduk 10.589 jiwa, Sularso mengaku setiap harinya ada minimal 150 dari warganya yang menyambangi kantor kelurahan. Dengan keperluan yang beragam, masyarakat perlu antre dengan sabar karena jumlah petugas yang  terbatas.

“Kalau dari sisi kami, sebenarnya kami siap setiap saat melayani warga. Tapi kan kasihan kalau mereka harus antre lama setiap harinya. Jadi itulah yang menjadi salah satu alasan kelurahan perlu dimekarkan,” ungkapnya.

Sularso menerangkan, berdasarkan rapat terakhir dengan Pemerintah Kota (Pemkot) akan ada dua kelurahan, yakni Semanggi Lor dan Kidul setelah pemekaran nantinya.

Selain itu juga ada penentuan calon lokasi Kantor Kelurahan Semanggi Kidul, yakni di selatan Koramil Pasar Kliwon, Taman Kenteng dan di depan taman cerdas.

“Tahun 2018 sudah mulai operasional lurah baru,” jelasnya.

Dijelaskan Sularso, untuk Semanggi Lor akan menaungi 15 RW sementara Semanggi Kidul delapan RW. Sementara untuk data perpindahan penduduk, Sularso mengatakan akan ada tim gabungan dari Pemkot yang akan jemput bola ke warga.

Hal tersebut dilakukan agar warga tidak merasa kesusahan bila harus mengurus segala administrasi perpindahan.

Kondisi yang sama juga terlihat di Kantor Kelurahan Kadipiro. Ditemui di ruang kerjanya, Lurah Kadipiro, Sugeng Budi Prasetyo mengatakan telah pula menyiapkan calon lahan kantor untuk dua kelurahan baru setelah dimekarkan.

Bagaimana pendapat Anda..?