JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pemilihan Putra Putri Solo 2017, Sebanyak 120 Peserta Ikuti Tes Tulis...

Pemilihan Putra Putri Solo 2017, Sebanyak 120 Peserta Ikuti Tes Tulis dan Public Speaking

46
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
TES TERTULIS & WAWANCARA— Seorang peserta Pemilihan Putra Putri Solo menjawab pertanyaan dewan juri saat mengikuti tes tertulis dan wawancara di Bale Tawangarum, Komplek Balaikota Surakarta, Senin (24/7/2017).

SOLO– Sebanyak 120 peserta mengikuti tes tertulis dan public speaking ajang Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) 2017 di Bale Tawangarum Kompleks Balaikota Surakarta, Senin (24/7). Dari total peserta, sebanyak 40 peserta lolos dijadwalkan mengikuti tes wawancara, Selasa (25/7/2017) hari ini.

“Ini merupakan hari pertama untuk rangkaian prosesi pemilihan PPS 2017. Yang mana di awal dengan tes tertulis dan public speaking,” terang Ketua Panitia PPS 2017, RAy Febri Hapsari Dipokusumo kepada wartawan, Senin (24/7/2017).

Selain tes tertulis juga dilakukan tes public speaking. Tes ini dinilai cukup penting bagi peserta karena sebagai duta wisata harus mampu berbicara di depan umum untuk mempromosikan Kota Solo. “Public speaking ini baru kita lakukan tahun lalu dan hasilnya cukup bagus. Jadi mereka berbicara di hadapan para juri. Kalau mereka tidak bisa bicara maka tidak punya daya tarik dan itu mengasah mental peserta,” kata dia.

Dalam tes ini meliputi beberapa unsur, yakni kebudayaan, bahasa Jawa, etika dan kepribadian, wawasan umum, bahasa Inggris dan  kepariwisataan. “Mereka harus punya wawasan luas dan itu cukup penting bagi peserta. Makanya mereka harus mempersiapkan ini dan hasilnya ini untuk masa depan,” sambungnya.

Nantinya dari hasil tes tertulis dan public speaking akan dipilih 40 peserta yang terdiri atas 20 putra dan 20 putri. Selanjutnya 40 peserta akan mengikuti tes wawancara Selasa (25/7/2017) hingga tersaring 20 peserta saja sebagai finalis.

Sementara itu salah satu peserta, Fuky Prima Pradana (21) mengaku percaya diri dalam proses pemilihan PPS ini. Ia menyadari masih ada kekurangan yang perlu ia perbaiki jika nantinya bisa lolos tes sebagai peserta PPS. “Deg-degan pasti ada. Bahasa Inggris agak kurang dan itu perlu latihan, yang jelas optimis” pungkas mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret ini.

#Ari Welianto