JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Penganiayaan Terduga Pemerkosa Bertopeng, Tiga Warga Tanon Ditetapkan Tersangka

Penganiayaan Terduga Pemerkosa Bertopeng, Tiga Warga Tanon Ditetapkan Tersangka

510
BAGIKAN
Kapolsek Tanon, AKP Agus Jumadi saat menjaga tersangka pemerkosaan bertopeng yang kritis diamuk warga di ruang ICU RSUD Sragen, Sabtu (1/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN—Kasus pengeroyokan terhadap terduga pelaku pemerkosa bertopeng, SUM (46), warga Dukuh Pilang, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon berbuntut panjang.

Sebanyak tiga warga Dukuh Kranggan, Desa Pengkol ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan yang membuat SUM sempat kritis tersebut.

Ketiga warga yang saat ini sudah ditahan itu masing-masing Sugiyanto (39) warga Dukuh Kranggan RT 20, Desa Pengkol, dan dua saudaranya, Agus Dwiyono (27) serta Sutomo (46).

Ketiganya diketahui merupakan kerabat dari DS (15), siswi SMK asal Dukuh Kranggan, Pengkol yang diketahui hamil dua bulan dan dikabarkan akibat buah perbuatan SUM.

“Ya ada tiga yang sudah ditetapkan tersangka. Semuanya sudah kita tahan,” kata Kapolsek Tanon AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso, Rabu (5/7/2017).

Penahanan ketiganya dilakukan setelah gelar perkara terkait dugaan pengeroyokan terhadap SUM pada Minggu (2/7/2017).

Perkara pengeroyokan itu ditindaklanjuti menyusul laporan anak SUM, Diana Ambarwati (22) ke Polsek Tanon sesaat setelah bapaknya dikeroyok warga di halaman kerabat DS di Kranggan pagi hari itu.

Kapolsek menguraikan, ketiganya bakal dikenakan pasal 170 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama di muka umum dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari melakukan main hakim sendiri jika ada permasalahan.

“Akan lebih baik jika setiap permasalahan yang terkait dengan indikasi kriminal dilaporkan ke polisi. Kalau main hakim sendiri, akhirnya malah muncul masalah baru seperti ini,” terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim AKP Dimas Bagus Pandoyo menyampaikan, untuk kasus pengeroyokan itu  memang ditangani oleh Polsek Tanon.

Sedangkan laporan dugaan pencabulan atau pemerkosaan yang dituduhkan ke SUM, saat ini masih dalam pendalaman oleh tim Unit PPA Reskrim Polres Sragen.

Wardoyo