Penggerebekan Markas Judi Besar di Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang. Ada 4...

Penggerebekan Markas Judi Besar di Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang. Ada 4 Tersangka dan 10 Motor Diamankan..

3310
Sebagian tersangka judi yang digerebek dari markas judi di Arena Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang Sumberlawang, Selasa (25/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Tim Polsek Sumberlawang menggerebek markas perjudian yang berlokasi di kandang kuda Arena Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang, Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Selasa (25/7/2017) petang. Sayangnya dalam penggerebekan itu, tim hanya berhasil mengamankan empat pelaku
sedangkan belasan lainnya berhasil kabur.

Menariknya, arena judi yang memanfaatkan fasilitas Arena PAcuan Kuda yang mangkrak itu trernyata melibatkan para tersangka dari lintas kecamatan. Di antaranya dari Sumberlawang, Gemolong, Miri dan beberapa kecamatan terdekat.

Empat tersangka yang diamankan diantaranya Agus Purwanto (52) warga Dukuh Mojopuro, Mojopuro, Sumberlawang, Munir Sudarno (56) warga Dukuh Nglangak RT 4, Kwangen, Gemolong, Suprat (58) warga Dukuh Mojopuro RT 10 dan Sardi (60) warga Dukuh Geneng Duwur RT 8, Geneng Duwur, Gemolong.

Informasi yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan pukul 16.00 WIB oleh tim Polsek Sumberlawang. Penggerebekan bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas perjudian beberapa jenis yang dilakukan di lokasi Pacuan Kuda tersebut.

Banyaknya pelaku yang terlibat membuat warga setempat resah hingga akhirnya melaporkan markas judi itu ke kepolisian setempat. Berbekal informasi itu, tim dari Polsek setempat kemarin melakukan patroli dan setelah memastikan ada aktivitas perjudian, tim langsung melakukan penggerebekan.

Di lokasi kejadian, tercatat ada beberapa kelompok perjudian dengan jenis judi yang berbeda-beda. Mulai dari judi dadu, judi ceki dan judi kiyu-kiyu maupun remi. Sayangnya, karena jumlah personel kalah dengan jumlah penjudi, sebagian besar pelaku berhasil kabur tanpa bisa terkejar. Dari belasan yang bermain di arena itu, hanya empat yang
berhasil diamankan.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag HUmas AKP Saptiwi
mengungapkan selain mengamankan empat tersangka, tim juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya satu batok dan dadu berikut alasnya. Kemudian kartu ceki atau kiyu-kiyu, kartu remi, lampu beserta kabel yang ditutup kertas.

“Juga diamankan uang tunai yang digunakan sebagai taruhan sebanyak Rp
360.000. Lalu tiga unit HP, korek api, dua lembar tikar, kaleng roti tempat uang, dan tiga helm milik tersangka,” paparnya kemarin.

Dari lokasi kejadian, aparat juga mengamankan 10 sepeda motor yang ditinggal oleh pemiliknya. Selain itu ada 15 pasang sandal yang diduga milik tersangka saat panic dan berusaha kabur dari penggerebekan.

Saat ini keempat tersangka sudah diamankan dan akan dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sementara tersangka yang kabur juga akan dilakukan pengejaran. (Wardoyo)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR