JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Perawatan Jembatan Mojo di Solo Dijatah Rp 1 Miliar

Perawatan Jembatan Mojo di Solo Dijatah Rp 1 Miliar

88
BAGIKAN
Joglosemar | Yuhan Perdana
PERAWATAN JEMBATAN MOJO—Pengguna jalan saat melintasi jembatan Mojo, Kamis (6/7). Pemkot Surakarta telah menyiapakan dana sebesar Rp 1 Miliar yang dialokasikan untuk perawatan jembatan kerangka baja pertama di Solo tersebut.

SOLO – Pemerintah Kota (Pemko) Surakarta akan melakukan perawatan dan pengecekan kondisi Jembatan Mojo secara detail. Pasalnya sejak dibangun tahun 1985 lalu sampai sekarang belum pernah dilakukan perawatan total sama sekali, sehingga di khawatirkan kondisi fisik jembatan akan rusak, seperti mur atau baut mengalami kelonggaran atau tidak.

“Jembatan itu usianya sudah tua. Dibangun tahun 1985 lalu. Jadi perlu dilakukan pengecekan untuk melihat kondisinya secara riil,” terang Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Surakarta, Nur Basuki kepada wartawan, Kamis (6/7/2017).

Nanti pengecekan akan dilakukan secara keseluruhan, seperti pondasi, kerangka yang aus, baut atau mur dan perangkat lainnya. “Jika ada mur atau baut yang longgar maka akan dikencengi, kalau ada yang perlu diganti maka akan diganti sehingga bisa kuat,” katanya.

Nur menjelaskan sebenarnya untuk perawatan sering tapi hanya ringan kalau berat baru akan dilakukan. “Kalau dibiarkan bisa menurunkan kualitas jembatan dan bisa berbahaya. Kalau yang parah itu Jembatan Suramadu, banyak mur atau baut yang hilang,” imbuhnya.

Jembatan Mojo merupakan jembatan kerangka baja pertama di Solo yang dibangun Pemkot. Sementara Jembatan Jurug dikelola Pemerintah Pusat. Nur mengatakan untuk kerangka Jembatan Mojo diimpor dari Australia. Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antara Solo, Sukoharjo dan Karanganyar.

“Volume kendaraan yang melintas disana cukup tinggi, tidak hanya kendaraan kecil tapi juga kendaraan tonase besar. Jadi kalau melintas di atasnya itu akan goyang dan memang seperti,” katanya.

Bagaimana pendapat Anda..?