JOGLOSEMAR.CO Sport Persis Solo Tak Terpaku Sektor Sayap

Persis Solo Tak Terpaku Sektor Sayap

228
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
JELANG LAWAN PSIS – Pemain Persis Solo menjalani latihan di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jumat (30/6). Persis Solo akan bertanding melawan PSIS Semarang pada Kamis (6/7) mendatang.

SOLO – Sektor sayap menjadi nyawa serangan Persis Solo dalam lima laga awal Liga 2. Strategi itu pun terbukti ampuh dengan terciptanya sembilan gol yang mayoritas dikreatori winger-winger lincah.

Namun bukan berarti variasi lain tak disiapkan. Sejak memulai latihan pada Rabu (28/7/2017) lalu, Bayu Andra dan kawan-kawan ternyata sudah mendapat materi baru.

Strategi ini akan dijadikan senjata andalan untuk mengalahkan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo, Kamis (6/7/2017) sore.

“Kalau sektor sayap dimatikan, kita bisa menusuk dari lini tengah. Ada juga peluang dari bola mati yang bisa kita maksimalkan. Variasi ini akan kita matangkan dalam tiga hari tersisa,” terang Pelatih Persis Solo, Widyantoro kepada Joglosemar, Minggu (2/7/2017) sore.

Bukan permasalahan mudah menciptakan variasi baru. Terlebih pakem menyerang dari sektor sayap sudah jadi ciri khas tim yang diampu pelatih asal Magelang tersebut.

Namun Widyantoro punya penilaian lain. Saat kali pertama menyiapkan strategi dalam latihan di Stadion Sriwedari, Jumat (30/6/2017) lalu, pemain sektor tengah dan depan tak menemui kendala berarti.

“Pemain bisa mengerti strategi yang saya inginkan. Jadi tidak selalu (menyerang) dari sektor sayap. Semua posisi bisa berperan dalam membuka peluang,” tutur pelatih lisensi B AFC ini.

Diakui Widyantoro, penting bagi timnya memiliki banyak cara untuk membongkar pertahanan PSIS. Apalagi PSIS merupakan salah satu tim di grup 4 yang mempunyai lini belakang kuat.

Nofik Lukman Hakim