Persis Solo Terancam Sanksi Komdis PSSI

Persis Solo Terancam Sanksi Komdis PSSI

560
Para wartawan yang sudah menunggu kehadiran perwakilan Persis Solo di ruang press conference Stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (20/7/2017) sore. Foto : Nofik Lukman Hakim

SOLO – Persis Solo terancam sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyusul sikap protes terhadap wasit dengan cara tak menghadiri press conference usai pertandingan lawan PPSM Magelang di Stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (20/7/2017) sore.

Dalam penjelasan Match Commisioner PSSI, Jajat Sudrajat, terdapat aturan jika tim yang bertanding wajib menghadiri seluruh kegiatan terkait pertandingan.

Mulai dari technical meeting, pertandingan dan press conference. Bila melewatkan salah satu dari kegiatan tersebut, bisa dipastikan menerima sanksi.

“Perwakilan klub wajib datang dalam jumpa pers. Bila absen, seperti yang dilakukan Persis Solo, sudah pasti akan ada sanksinya,” terang Jajat Sudrajat, Kamis (20/7/2017) malam.

Dalam sejarah kompetisi Indonesia, Arema FC menjadi tim yang pernah merasakan sanksi karena tak menghadiri press conference.

Pada kompetisi ISC A 2016 lalu, mereka didenda Rp 15 Juta dan Rp 30 Juta karena tak menghadirkan press conference pada pertandingan lawan Mitra Kukar dan Persegres Gresik.

Baca Juga :  Casual B6 Bentangkan Dua Spanduk, Diduga Terkait Perselisihan Antarkelompok Suporter

Ancaman sanksi itu bahkan membuat Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman yang sudah menyatakan mundur, tetap menghadiri press conference ketika Maung Bandung menghadapi Persiba Balikpapan, 10 Juni lalu.

Dia tak mau ketidakhadiran pelatih kepala membuat Persib Bandung dijatuhi denda Rp 20 Juta, sesuai regulasi yang tertuang dalam Liga 1.

“Soal sanksinya apa, biar Komdis PSSI yang memutuskan melalui rapat. Tugas saya hanya membuat laporan berdasarkan apa yang saya lihat dalam kegiatan terkait pertandingan, salah satunya press conference,” tambahnya.

Sikap yang ditunjukkan Persis Solo dengan tak menghadiri sesi press conference baru kali ini dilakukan. Dalam enam pertandingan sebelumnya, Persis Solo selalu diwakili pelatih kepala, Widyantoro dan pemain dalam starting eleven.

Baru setelah ditemui wartawan asal Solo di Hotel Trio Magelang, dua perwakilan Persis Solo, yakni asisten pelatih, Albert Rudiana dan Sekjen Langgeng Jatmiko angkat bicara.

Baca Juga :  Pasoepati Pilih Nonton Bareng Laga PSIS Semarang Vs Persis Solo

Bukan sanksi ini saja yang menanti Persis Solo. Kerusuhan dalam pertandingan melawan PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang, Minggu (16/7), yang melibatkan suporter kedua tim juga dipastikan terkena sanksi dari Komdis PSSI.

Dalam sidang Komdis PSSI, Rabu (19/7/2017), PSIM Jogja dikenai denda Rp 10 Juta karena suporternya terbukti saling lempar dengan suporter PSBI Blitar.

Sementara untuk pertandingan Persis Solo melawan PSIR Rembang belum dibahas dalam rapat Komdis PSSI yang digelar setiap hari Rabu.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN
  • Dave Ariefio ClassicBike

    PSSI harus tegas memberikan sanksi, terutama untuk tim yg suporternya msh kampungan dan sok jagoan macam pasoepati. Dan t’ usah gentar. Bertindak tegas, adil pasti akan membawa sepak bola Indonesia menuju profesional.