JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo PILGUB JATENG : Mulai Semarak, DPD LDII Sukoharjo Dukung Wardoyo Maju

PILGUB JATENG : Mulai Semarak, DPD LDII Sukoharjo Dukung Wardoyo Maju

140
BAGIKAN
Dok Humas Pemkab Sukoharjo
SUKOWANGI—Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya bersama Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang peningakatan kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah di Graha Swagatha Blambangan, Banyuwangi, Rabu (22/3).

SUKOHARJO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sukoharjo mendukung Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018 mendatang.

Demikian disampaikan Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo,  Dalono Abdul Rosyid di sela-sela sambutan peresmian SMP Boarding School Pondok Pesantren Asy-Syifa di Gentan, Senin (24/7).

“Kami warga LDII mendukung bapak bupati Sukoharjo maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah,” ujar Dalono dan disambut tepuk tangan oleh tamu undangan yang hadir termasuk di dalamnya Bupati Sukoharjo,Wardoyo beserta istri.

Sementara itu, Pembina LDII Jawa Tengah Thoyibun belum mengambil sikap terkait siapa yang nanti didukung oleh LDII Jawa Tengah dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

“Ya kalau LDII Sukoharjo sudah menentukan sikap gak papa, kalau Jawa Tengah belum menentukan sikap,” katanya.

Kemudian Wardoyo yang juga memberikan sambutan dalam peresmian SMP Boarding School Pondok Pesantren Asy-Syifa menyampaikan bahwa kehadirannya dalam peresmian SMP yang dimiliki LDII ini diutamakan mengingat banyak jasa yang telah diberikan LDII untuknya.

“Sebenarnya di waktu yang sama ada rapat Paripurna yang harus saya hadiri namun saya wakilkan. Saya pilih datang ke sini karena DPD LDII ini telah mendukung saya dalam pencalonan bupati,” kata Wardoyo.

Kemudian di akhir acara, Wardoyo juga diberikan kenang-kenangan berupa gambar karikatur dirinya yang duduk mengenakan peci hitam. Ia pun mengaku sangat senang dengan kenang-kenangan tersebut.

“Nanti kostum yang ada di karikatur ini akan saya pakai saat mencalonkan menjadi Gubernur Jawa Tengah,” kata Wardoyo.

Sementara itu di hari pertama pendaftaran bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilgub 2018  dari PDIP, tampak Bupati Kudus Musthofa yang memang sudah menunggu siap mendaftar.

“Insya Allah saya siap berjuang untuk ngajeni dan ngayomi rakyat Jateng. Sebagai kader yang taat aturan organisasi, saya mendaftarkan diri pada penjaringan bakal calon gubernur di DPD PDI Perjuangan Jateng,” kata Musthofa, Senin (24/7/2017).

Soal waktu pendaftaran, Musthofa belum memutuskan. Dia akan terlebih dulu berkomunikasi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Saat ini kami terus berkomunikasi dengan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri dan melakukan konsolidasi untuk menentukan waktu pendaftaran yang tepat,” ujar Ketua DPC PDIP Kudus ini.

Musthofa didorong kader-kader PDIP Kudus untuk maju ke Pilgub setelah dinilai sukses memimpin Kota Kretek. Terlebih, PDIP belum bersikap dalam Pilgub Jateng. Sang inkumben, Ganjar Pranowo, belum tentu diganjar dukungan untuk kedua kalinya.

Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mengatakan pendaftaran bakal Calon Gubernur dan Wagub untuk Pilgub Jateng 2018 memang dibuka untuk siapapun asalkan berwarga negara Indonesia dan memenuhi syarat dari KPU. Menurutnya sudah banyak yang mulai bertanya soal pendaftaran.

“Yang sudah sounding banyak,” kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu, Minggu (24/7/2017).

Bambang Pacul mengungkap ada 2 purnawirawan TNI yang sudah menanyakan soal pendaftaran, kemudian tokoh organisasi masyarakat, mantan Bupati, dan juga Bupati incumbent. Meski demikian, Bambang tidak membeberkan secara rinci dan menegaskan mereka baru sebatas bertanya.

Pendaftaran akan dibuka hingga 11 Agustus 2017, untuk pengambilan formulir di kantor DPD PDIP Jateng. Pendaftar diberi waktu mengembalikan formulir mulai 25 Juli- 11 Agustus 2017.

“Kami tegaskan pendaftaran tidak dipungut biaya sepeserpun,” pungkas Bambang Pacul.

Dwi Hastuti | Detik