Polisi Tangkap Lima Orang Saat Pesta Sabu di Pabelan

    Polisi Tangkap Lima Orang Saat Pesta Sabu di Pabelan

    207
    ilustrasi

    SUKOHARJO – Sedikitnya lima orang warga tertangkap tangan oleh polisi ketika diduga menggelar pesta sabu, Rabu (5/7/2017). Kelimanya kini mendekam di Mapolres Sukoharjo.

    Informasi yang dihimpun, Kamis (6/7/2017) menyebutkan, lima orang tersebut terdiri satu perempuan dan empat pria.

    Mereka ditangkap jajaran Resnarkoba Polres Sukoharjo ketika menggelar pesta sabu di sebuah rumah di Dusun Tegalmulyo RT 2 RW 7, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura.

    Menurut Wakil Ketua RT 2, Sutrisno, dalam penggerebekan tersebut ada pelaku yang hendak kabur, namun berhasil ditangkap petugas.

    Satu dari terduga pelaku adalah warga setempat, yakni perempuan berinisial AK (34). Sedangkan empat pria lainnya belum dikenal dan dipastikan bukan warga setempat.

    Dia menyebut sempat terdengar minimal tiga kali tembakan peringatan saat penggerebekan pesta tersebut. Diduga tembakan diarahkan petugas ke udara untuk memperingatkan terduga pelaku yang hendak melarikan diri.

    Menurut keterangan yang dia berikan, terduga pelaku sempat memanjat genteng rumah warga ketika berusaha kabur. Beruntung mereka semua bisa ditangkap petugas. Ketika penggerebekan sejumlah warga ikut menyaksikan.

    Terkait salah satu terduga pelaku yang merupakan warga setempat, dia menandaskan, selama ini dikenal jarang bergaul. Sementara soal lokasi yang diduga digunakan untuk pesta sabu adalah ruang tamu.

    Kasatnarkoba Polres Sukoharjo, AKP AA Gede Oka mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano ketika dikonfirmas menegaskan telah menangkap lima orang yang diduga tengah menggelar pesta narkoba jenis sabu.

    Lokasi penangkapan adalah sekitar rumah salah satu terduga pelaku, yakni AK di Dusun Tegalmulyo RT 2 RW 8, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura.

    Selain menangkap terduga pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti pemakaian sabu. Mereka terdiri dari satu perempuan, dan empat laki-laki.

    Aris Arianto

    BAGIKAN