Program Mudik Gratis Jadi Idola, Bisa Hemat Hingga Rp 1,2 Juta

Program Mudik Gratis Jadi Idola, Bisa Hemat Hingga Rp 1,2 Juta

14
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PEMBERANGKATAN MUDIK GRATIS – Sejumlah pemudik berkumpul di depan bus yang akan membawanya ke Jakarta saat digelar pemberangkatan pemudik melalui program mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan di Terminal Tritonadi, Surakarta, Sabtu (1/7). Sebanyak 53 bus digunakan untuk memulangkan pemudik ke Jakarta.

Mudik memang butuh dana besar, maka tak heran kalau program Mudik Gratis oleh pemerintah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bersama puluhan orang pemudik lainnya, Warsiti (40) tampak setia menunggu bus yang hendak membawanya kembali ke perantauan.

Empat hari sudah cukup baginya untuk berlebaran dan memuaskan rasa kangen di desa.  Tas besar ditaruhnya di dekat kaki, sementara matanya tak henti-henti menikmati televisi di ruang tunggu ber-AC tersebut.

Tahun ini, mudik  tak lagi terasa berat baginya.  Sudah dua kali ini, dia mengikuti program Mudik Gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Ia mengaku, dengan ikut program mengikuti program tersebut, ia bisa lebih menghemat uang yang dia peroleh dengan susah payah di Jakarta.

Ia juga senang karena uang yang harusnya untuk biaya perjalanan, bisa ia gunakan untuk fitrah bagi  ponakan-ponakan di desa.

Menurutnya, dengan program tersebut, ia bisa menghemat sekitar  Rp 1.200.000 untuk biaya perjalanan mudik balik bagi dia dan dua anaknya.

“Biasanya untuk mudik dan balik dengan bus umum setidaknya saya harus menyiapkan Rp 1.200.000 karena per orang bisa habis sekitar Rp 350.000. Pulang kampung memang mahal saat Lebaran. Maka saya pilih mendaftar program mudik gratis ini,” kata Warsiti kepada Joglosemar, Sabtu (1/7/2017).

Baca Juga :  Kelanjutan Proyek Flyover Manahan, Lahan Terdampak Segera Dibebaskan

Manfaat program mudik gratis tersebut bukan hanya dirasakan oleh Warsiti seorang. Cukup banyak warga pemudik yang sangat terbantu.

Bahkan, program yang digelar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selama beberapa tahun terakhir itu telah menjadi idola. Pasalnya, mudik gratis mampu menghemat pengeluaran pembelian tiket yang berlipat tiga kali harganya saat Lebaran.

Namun sayang, dalam program kali ini, ada ratusan pemudik lainnya tidak terangkut program mudik gratis ini saat balik ke perantauan.

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PEMBERANGKATAN MUDIK GRATIS – Sejumlah pemudik berkumpul di depan bus yang akan membawanya ke Jakarta saat digelar pemberangkatan pemudik melalui program mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan di Terminal Tritonadi, Surakarta, Sabtu (1/7). Sebanyak 53 bus digunakan untuk memulangkan pemudik ke Jakarta.

“Mereka yang tidak ‘terangkut’, ini karena sebelumnya tidak mendaftarkan diri di Jakarta. Kami menyebutnya sebagai penumpang go show. Mereka tidak mendaftar dulu sebelumnya tapi tiba-tiba datang saat pemberangkatan. Ini yang bikin kita repot sehingga seakan-akan kuotanya yang kurang. Padahal tidak,” ujar Ketua Pokja Mudik Gratis Kemenhub 2017, Dadan Muhammad Ramdan di sela-sela  pemberangkatan peserta mudik gratis dari Solo tujuan Jakarta, Sabtu (1/7/2017).

Namun demikian, petugas tidak serta merta mendiamkan nasib para perantau yang tidak terangkut tersebut. Kebijakan khusus diterapkan dengan memberikan penambahan kuota khusus penumpang yang belum mendaftar sebelumnya.

Baca Juga :  Bakal Tambah Asri, Kelurahan Mojosongo, Solo Akan Punya Hutan Kota

Hanya saja, kebijakan itu memang tidak dapat menampung seluruh perantau yang belum terdaftar, karena jumlahnya mencapai ratusan orang.

“Pendaftaran memang dari awal, dari Jakarta, jadi satu paket mudik balik. Kalau yang tidak terdaftar, jika masih ada kursi ya kita beri, tetapi kalau tidak ya mohon maaf, kita tidak bisa melayani. Penumpang yang sudah mendaftar saja masih membawa keluarga dan itu tidak bisa ditambah juga,” imbuh Dadan.

Sementara itu, Kemenhub mencatat naiknya minat masyarakat mengikuti program mudik gratis dari tahun ke tahun. Hal itu terbukti dari lonjakan peserta di tahun 2017 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penumpang tahun ini naik 23,5 persen. Dari jumlah bus yang diberangkatkan tahun lalu sebanyak 46 bus sedangkan tahun ini 54 bus. Mudah-mudahan tahun berikutnya bisa lebih banyak,” tukasnya.

Di sisi lain, sebanyak 2.575 orang mengikuti program mudik gratis Kemenhub melalui Terminal Tirtonadi. Jumlah armada yang disiapkan dari Kota Solo sebanyak 54 bus dan 13 truk pengangkut motor.

Triawati Prihatsari Purwanto

Advertisements
BAGIKAN