JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Proyek Pasar Ir Soekarno Baturetno Dimulai Lagi Pekan Depan

Proyek Pasar Ir Soekarno Baturetno Dimulai Lagi Pekan Depan

72
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
PERCEPAT PROGRAM—Warga melintas di bekas deretan kios Pasar Kecamatan Baturetno yang segera dibangun, Selasa (24/1).

WONOGIRI-Proyek pembangunan Pasar Ir Soekarno Baturetno bakal dimulai kembali awal pekan depan. Sebelumnya, pekerjaan fisik pembangunan pasar tersebut dihentikan selama cuti Lebaran.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Guruh Santosa melalui Kepala Bidang Pasar, Agus Supriyanto mengungkapkan proyek pembangunan pasar tradisional dengan anggaran sebesar Rp 48 miliar tersebut dihentikan sementara waktu.

Pasalnya tengah dalam masa cuti Lebaran. Hal yang serupa menurutnya seperti pekerjaan fisik pelebaran jalan Nguter-Nambangan.

“Informasi yang kami peroleh, (pekerjaan fisik) dimulai lagi awal pekan depan. Proyek dihentikan sementara karena Lebaran sejak tanggal 20 Juni sekitar awal pekan kemarin,” ungkap Agus, Jumat (30/6/2017).

Disinggung mengenai  pengaruh penghentian sementara pekerjaan fisik itu, Agus menegaskan tidak ada. Pasalnya, pekerjaan fisik sudah dimulai di awal waktu. Selain itu sudah diperhitungkan masak-masak oleh pelaksana proyek.

“Tidak ada pengaruh, kami yakin tetap bisa sesuai target. Apalagi semua material untuk pekerjaan fisik sudah masuk semua ke lokasi proyek,” tegas Agus.

Dia mengatakan, pemenang lelang pembangunan Pasar Ir Soekarno Baturetno adalah PT. Galatama STK Semarang.  Dia menjelaskan, pasar yang berada tepat di jalur provinsi Jateng-Jatim itu akan dibangun dua lantai dengan luas lahan satu hektare.

Luas lahan bertambah lantaran tanah milik pasar yang selama ini belum dimanfaatkan, ikut dibangun. Awalnya luas lahan pasar adalah 6.000 meter persegi.

Selain bangunan los dan kios, juga akan dibangun fasilitas seperti lahan parkir, pengolahan limbah air dan minyak, daya listrik sekitar 190.000 Watt yang dibagi menjadi 100 meteran listrik.

Menurut keterangan Guruh Santosa, pembangunan Pasar Ir Soekarno Baturetno akan berlangsung selama 210 hari. Tepatnya dimulai tanggal 9 Mei 2017 dan akan selesai pada tanggal 4 Desember 2017.

Biaya yang digunakan sebesar Rp 47.735.600.000. Berdasarkan jumlah tersebut  terdapat efisiensi anggaran sekitar 2 miliar lebih dari total  alokasi dana Rp 50 miliar lebih yang disediakan APBD.

Guruh Santoso mengatakan, seluruh pedagang sudah dipindah ke pasar darurat sejak awal 2017 lalu. Pasar darurat bertempat di lapangan Desa Baturetno.

Selanjutnya, Pasar Baturetno dibangun kembali. Pasar tersebut rencananya akan dibangun dua lantai agar mampu menampung seluruh pedagang.

Aris Arianto