Seleksi Pemilihan Putra Putri Solo, 20 Finalis Wajib Menarikan Tarian Jawa

Seleksi Pemilihan Putra Putri Solo, 20 Finalis Wajib Menarikan Tarian Jawa

35
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
TES WAWANCARA – Peserta Pemilihan Putra Putri Solo menjawab pertanyaan dewan juri saat mengikuti tes wawancara di Bale Tawang Arum, Komplek Balaikota Surakarta, Selasa (25/7). Dari tes wawancara tersebut akan dipilih 20 finalis pria dan 20 finalis wanita.

Pemilihan Putra Putri solo (PPS) 2017 sudah masuk masa orientasi. Rabu (26/7/2017) hingga 11 hari ke depan, 20 finalis akan mendapatkan pembekalan sebelum mengikuti malam final 5 Agustus mendatang.

Hana Maszein mengaku optimistis bisa lolos sebagai finalis Putra Putri Solo 2017. Kegagalannya tahun lalu tak menyurutkan semangatnya untuk kembali mengikuti kompetisi serupa tahun ini. Selasa (25/7) menjadi tes terakhirnya sebelum bisa dinyatakan lolos menjadi finalis dan mengikuti masa orientasi Rabu (26/7) hari ini.

“Ini mumpung ada kesempatan maka daftar lagi kendati yang dulu tidak lolos. Evaluasi sudah dilakukan, dulu itu kurang di bahasa Jawa dan itu sudah diperbaiki,” pungkasnya.

Materi yang diujikan pada tes terakhir kemarin di antaranya pengetahuan kepariwisataan, kebudayaan Jawa dan bahasa Jawa, etika dan kepribadian, wawasan umum, dan bahasa Inggris.

Bagi mereka yang lolos tes wawancara akan mendapat pembekalan pada masa orientasi mulai Rabu (26/7/2017) sampai menjelang proses pemilihan, Rabu 5 Agustus mendatang.

Untuk pembekalan akan mulai dilakukan di Rumah Dinas Walikota Surakarta Loji Gandrung, setiap hari para peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai gambaran PPS oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

“Mulai Rabu (26/7/2017) sampai pemilihan finalis PPS akan masuk masa orientasi,” terang Ketua Panitia PPS 2017, RAy. Febri Hapsari Dipokusumo kepada wartawan di sela-sela test wawancara di Bale Tawangarum, Selasa (25/7/2017).

Untuk masa orientasi para finalis memang cukup panjang waktunya. Ini dilakukan untuk mempersiapkan diri para finalis menjelang malam pemilihan, 5 Agustus nanti.

Bahkan mereka diwajibkan untuk bisa menari tari Jawa secara utuh dan ditampilkan pada malam pemilihan, sehingga mulai besok malam itu mereka sudah bisa latihan di Sasana Mulya kawasan Keraton Kasunanan Surakarta dan ini tantangan buat para finalis.

”Kalau di daerah lain masa pembekalannya hanya beberapa hari saja, kalau disini selama satu minggu lebih dan itu tempatnya berpindah-pindah. Jadi persiapannya itu panjang dan lebih baik, apalagi mereka harus bisa menarikan tari jawa secara utuh,” ungkapnya.

Dalam proses pembekalannya nanti dari Pemkot akan menyampaikan gambaran mengenai PPS. Karena sejauh ini mereka tidak paham apa tugasnya sebagai PPS, jadi setelah bertugas itu akan tahu apa yang harus dilakukan. Sehingga mereka punya gambaran secara jelas setelah selesai nanti apa tugas dan tanggung jawabnya.

“Nanti Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo juga akan memberikan pembekalan. Jadi pagi sampai sore itu mereka akan dapat pembekalan kemudian malamnya latihan menari, nantinya menjelang pemilihan mereka akan di karantina di Hotel Ibis,” paparnya.

Ari Welianto

BAGIKAN