JOGLOSEMAR.CO Sport Sempat Sesumbar Ingin Datangkan Zulham Zamrun, Sragen United Malah Ditinggal Pemain Bintangnya

Sempat Sesumbar Ingin Datangkan Zulham Zamrun, Sragen United Malah Ditinggal Pemain Bintangnya

2052
BAGIKAN
Penggawa Sragen United merayakan gol yang dicetak Andrid Wibawa ke gawang PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (4/5). Dalam laga tersebut, PSIS menang dengan skor 2-1. Foto : Dok Sragen United

SOLO – Kondisi tak pasti Sragen United membuat para pemainnya berancang-ancang pindah pada putaran kedua mendatang. Tanpa kesulitan, mereka mendapat tawaran dari para kontestan Liga 1 maupun Liga 2.

Kapten Sragen United, Lucky Wahyu menjadi salah satu yang bersiap meninggalkan tim berjuluk Laskar Purba tersebut.

Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan tim pelatih dan manajemen tim Liga 2 asal Kalimantan Selatan, Martapura FC.

“Termasuk nominal kontrak sudah dibicarakan. Tinggal menunggu resminya saja baru ke Kalimantan,” terang Lucky Wahyu, Sabtu (1/7/2017) siang.

Selain Lucky, beberapa rekannya pun sudah mendapat tawaran menggiurkan. Hanya saja, mereka tak berani membocorkan tim mana saja yang mengincarnya.

Namun dari kabar yang beredar, winger Andrid Wibawa jadi buruan Produta FC dan PSIS Semarang. Sementara bek Tri Putro tinggal selangkah lagi memperkuat Madura United U-19.

Sementara untuk penyerang asal Kediri, Ferdian Okka, dia mengaku sudah mendapat tawaran dari klub-klub Liga 2. “Tapi sampai saat ini belum menentukan pilihan,” tutur Okka.

Hijrahnya para pemain bintang ini berbanding terbalik dengan niatan Sragen United pada pertengahan putaran pertama lalu, yang ingin mendatangkan pemain ternama.

Mereka bahkan sempat mencoba ingin mendatangkan mantan pemain Mitra Kukar, Zulham Malik Zamrun, meski kemudian berlalu tanpa hasil.

Kepindahan pemain Sragen United ini tak lepas dari macetnya gaji selama dua bulan terakhir. Bahkan janji manajemen yang sudah tertuang dalam surat bermaterai pun tak ditepati pada 20 Juni lalu.

Bila nantinya meninggalkan Sragen United, mereka berharap tunggakan gaji tetap diselesaikan.

Nofik Lukman Hakim