JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Soal Pembubaran HTI, Begini Tanggapan Danrem Mantan Ajudan Jokowi

Soal Pembubaran HTI, Begini Tanggapan Danrem Mantan Ajudan Jokowi

119
BAGIKAN
GERAKAN RADIKAL- Danrem 074/Warastratama, Kolonel Infanteri Widi
Parsetijono saat memberikan pengarahan terhadap jajarannya di Pendapa
Rumdin Bupati Karanganyar. Joglosemar/Wardoyo

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Juliyatmono memastikan sejauh ini Karanganyar masih terbebas dari paham maupun gerakan beraliran radikal. Meski demikian, pihaknya tetap mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh maupun tergiur dengan kegiatan atau aliran radikal.

Hal itu disampaikan Bupati saat acara pengarahan dari Danrem 074/Warastratama, Kolonel Infanteri Widi Parsetijono di hadapan para Danramil dan jajarannya di Pendapa Rumdin Bupati, Senin (24/7/2017). Orang nomor satu di Pemkab Karanganyar itu menyampaikan saat ini daerahnya bebas dari pengaruh organisasi HTI.

“Di Karanganyar tidak ada HTI. Dalam berbagai kesempatan, saya selalu menghimbau dan mengajak warga Karanganyar untuk tidak ikut-ikutan dan terpengaruh dengan organisasi radikal. Jangan aneh-aneh,”ujarnya.

Sementara, Danrem mengungkapkan situasi wilayah Solo Raya, hingga saat ini, aman dan terkendali. Mantan ajudan presiden Joko Widodo tersebut melihat tidak ada perbedaan perhatian terhadap wilayah Solo Raya.

Meski demikian, pihaknya akan terus mengintensifkan pengawasan radikalisme yang dapat membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Tapi sekali lagi saya tegaskan saya tidak melihat ada masyarakat yang radikal di Solo Raya. Aktifitas HTI juga tidak ada yang mencuat” tandasnya.

Terkait dengan aktifitas HTI yang dibubarkan pemerintah, Danrem mengatakan, pada prinsipnya, TNI melaksanakan dan mendukung politik Negara. Sehingga program pemerintah dapat dijalankan dengan baik. Soal pembubaran ormas kalau ada yang tidak puas, ada jalur tersendiri, yakni melalui pengadilan. (Wardoyo)